RELIGI

Haul Guru Pamulutan Tanjung Dewa Batakan

INFOTANAHLAUT.COM- Bupati Tala Bambang Alamsyah dan wakil bupati Tala H.Sukamta ,Minggu (10/12) kemarin menghadiri peringatan haul guru Pamulutan Batakan, Syekh Moh. Taher yang di langsungkan di Ponpes Asy Syafifaih Desa Tanjung Dewa, Batakan Kecamatan Panyipatan.

Haul Syekh Moh Taher yang juga sering disebut Datu Pamulutan yang makamnya berada di Pulau Datu Desa Tanjung Dewa Batakan. Dalam haul tersebut penceramah K. H Asmuni, atau yang lebih di kenal sebagau Guru Danau, dari kota Amunta, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) memberikan tausiah. Dalam haul tersebut juga sekaligus di rangkai maulid nabi besar Muhammad SAW.

Pada haul Datu Pamulutan di ceritakan tentang riwayat kehidupan guru Pamulutan dalam menyebarkan agama islam pada saat jaman penjajahan Belanda dulu.  Keramat yang berikan oleh Allah SWT yakni dengan hanya menggunakan jempol pada salah satu kaki Datu Pamulutan, maka dengan hanya menggerak-gerakan jempol ke tanah, daratan Tanjung Dewa itu terpisah oleh air laut, hingga membentuk pulau baru yang sekarang di sebut Pulau Datu sebagai makam dari Datu Pamulutan. Datu Pamulutan sendiri berasal dari kota Martapura, dan kenapa di kenal sebagai Datu Pamulutan, karena beliau gemar “mamulut” atau menangkap burung-burung untuk di pelihara.

Pulau Datu yang terpisah dengan daratan Desa Tanjung Dewa itu bertujuan agar para penjajah orang Belanda tidak bisa lagi mengejar Datu Pamulutan, dan kini jarak antara daratan Desa Tanjung Dewa ke Pulau Datu sejauh kurang lebih 2 km.

Hingga sampai saat ini,  makam Datu Pamulutan di anggap tempat keramat dan menjadi salah satu tujuan wisata religi di Tanah Laut bahkan Kalimantan Selatan. Suasana Pulau Datu sendiri ramai di ziarahi umat muslim pada setiap bulan ramadan, dan penziarah yang datang dari berbagai kota di Kalsel bahkan ada yang datang dari Kalteng dan daerah Jawa.

Sementara itu, bupati Tanah Laut Bambang Alamsyah pada haulan Datu Pamulutan mengatakan, jasa datu Pamulutan sangat besar bagi warga Tanah Laut,  terlebih dalam syiar agama islam di bumi Tuntung Pandang, bahkan selepas Datu Pamulutan tiada pun, masih memberikan keberkahan karena makamnya menjadi salah satu objek wisata, sehingga mampu menopang kehidupan masyarakat di sekitarnya.

“Mari di tauladani ajaran yang di ajarkan Datu Pamulutan kepada kita,” kata bupati.

Pada peringatan haul Datu Pamulutan turut di hadiri perwakilan Gubernur Kalimantan Selatan, Camat Panyipatan M.Sahid, serta jemaah warga Desa Tanjung Dewa. Warga setempat juga menyediakan sarana perahu bagi jemaah yang hendak melakukan ziarah ke Pulau Datu sebagai makamnya Datu Pamulutan usai pelaksanaan haul.Tung

2
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook