PENDIDIKAN

Hibahkan Bangunan SDN Ke Yayasan

INFOTANAHLAUT.COM-Setelah hampir lebih dari 5 tahun bangunan SDN Kayu Abang 2 di Desa Kayu Abang Kecamatan Tambang Ulang yang tidak beroperasi lagi,maka tanah dan bangunan berikut meja dan kursi di hibahkan ke yayasan Ahlul Kisa dari Kecamatan Batu Ampar.
Bangunan sekolah dari bahan kayu yang di bangun tahun 1980-an itu seiring dengan pembangunan program awal transmigrasi di desa tersebut era presiden RI Suharto memang masih terlihat kokoh.
Ada 3 bangunan terdiri dari ruang kelas, serta 3 buah bangunan rumah dinas bagi guru,semua terlihat masih kokoh berdiri dan terbuat dari kayu Ulin berukuran tebal-tebal pada lantainya.
Kerusakan memang ada terlihat di bagian atap dan dindingnya,namun tidak terlalu parah alias hanya rusak ringan.
Lama tidak beroperasi,sejumlah siswanya di pindahkan ke SDN Kayu Abang 1 yang tidak terlalu jauh dari SDN Kayu Abang 2. Para guru-gurunya sendiri pun sudah pada di pindahkan ke sekolah di kecamatan lain.
Salah satu faktor penyebab tutupnya operasional SDN Kayu Abang 2 lantaran sering di serang banjir,hal ini karena memang lokasinya berada di rawa-rawa dataran rendah. Banjir tidak semata hanya menyerang halaman SDN Kayu Abang 2,namun sampai ke pemukiman transmigrasi di sekitar SDN Kayu Abang 2.
Melihat pada kondisi ini,sejumlah warga transmigran pun banyak yang pindah,otomatis anak-anak mereka pun tidak lagi sekolah di SDN Kayu Abang 2. Dengan demikian sekolah kekurangan murid,sementara akses menuju sekolah juga terhambat jika banjir datang.
Mangkrak sekian lama,maka Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tala pun menutup operasional sekolah tersebut,dan sempat di tawarkan kepada kepala desa Kayu Abang mau di gunakan apa saja boleh yang sifatnya untuk pendidikan.
Pihak desa sendiri juga putar otak mau di jadikan apa bangunan sekolah itu. Namun pada akhirnya yayasan Ahlul Kisa yang meliriknya untuk di jadikan Pondok Pesantren.
Ya benar,ada yayasan yang menginginkan bangunan tersebut di jadikan Ponpes, terang Abdillah kadisdikbud Tala,Kamis (5/12) kemarin usai menghadiri peringatan hari jadi Tala ke 54 di stadion Pertasi Kencana Pelaihari.
Ia menambahkan,seiring pula dengan keadaan penduduk transmigran di sana yang tidak ada lagi,sehingga aktivitas pembelajaran juga tidak ada lagi. Melihat itu berpotensi menjadi mubazir atau mungkin saja bangunan itu akan hilang atau mungkin juga terbakar,maka ada yayasan di bidang keagamaan yang ingin memanfaatkan bangunan tersebut.
“Mereka menyampaikan usulan ke Pemerintah Daerah,dan Disdikbud memberikan rekomendasi pula ke Pemerintah Daerah untuk di hibahkan, dan hasilnya pun di setujui,”jelas Abdillah pula.
Sementara itu Suyoto selaku ketua yayasan Ahlul Kisa penerima hibah bangunan SDN Kayu Abang 2 menuturkan, rehab bangunan itu pasti karena ada beberapa yang rusak ringan,dan saat ini jumlah santri baru ada 15 orang.
“Ini akan terus di kembangkan,dan soal nama pesantren juga belum ada namun sudah ada di ancar-ancar,”tutupnya.
Berita acara hibah bangunan sekolah nomor 032/107/BAST/BPKAD/2019 tersebut di tanda tangani Pj Sekda Tala M. Darmin bersama Suyoto ketua yayasam Ahlul Kisa pada tanggal 18 November 2019 lalu,dan di serahkan bupati Tala H.Sukamta pada saat perayaan hari jadi Tala ke 54 di stadion Pertasi Kencana.
Berita acara hibah menindak lanjuti keputusan bupati Tala nomor 188.45/977-KUM/2019 tertanggal 23 Oktober 2019, tentang pemberian hibah tanah dan bangunan SDN Kayu Abang 2 kepada Yayasan Ahlul Kisa Kecamatan Batu Ampar.Tung

3
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook