KRIMINALITAS

Hitungan Menit Sahruni Dan Mursada Bawa Kabur Motor

INFOTANAHLAUT.COM- Aksi duo pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang dilakukan Sahruni warga Desa Swarangan Kecamatan Jorong dan Mursada warga Desa Ranggang Kecamatan Takisung hanya dalam hitungan menit saat korbannya meninggalkan sepeda motornya masuk kerumah, sepeda motor pun raib.
Kebiasaan korban yang meninggalkan motornya tanpa mengunci stang dan selalu aman, tanpa di sadari korban kalau selama ini menurutnya aman-aman saja meninggalkan sepeda motor, namun ada saatnya apes bagi korban.
Kejadian itu sudah lama berlalu tepatnya awal bulan September 2018 lalu, dimana korban bernama Hairunisa warga Pelaihari ini tengah main-main kerumah temannya di Desa Ranggang Dalam Rt 02/02 Kecamatan Takisung, dan setelah korban melaporkan kehilangan kendaraan ke Polres Tala, sepeda motor korban pun dapat di temukan dan sekaligus dua pelakunya pun berhasil di tangkap unit Reskrim Polres Tala.
Wakapolres Tala Kompol Ade Nuramdani di dampingi Kasat Reskrim AKP Gita Suhandi, Rabu (14/11/2018) di Polres Tala membenarkan atas di tangkapnya duo pelaku curanmor tersebut.
Menurut Ade, korban yang datang kerumah temannya menggunakan sepeda motor matic warna hitam dop DA 6797 LAF saat itu hanya dalam hitungan menit saja sepeda motornya sudah hilang.
Saat di Polres Tala, Hairunisa merasa senang karena sepeda motornya dapat kembali.
Hairunisa menuturkan, hilangnya selama 2 bulan, dan bagaikan seekor burung yang patah sayapnya, dengan hilangnya sepeda motor ini bagi saya jelas tidak bisa mau kemana-mana, sementara kalau mau ada keperluan pinjam sepeda motor punya teman atau keluarga.
“saat hilang itu waktu malam berkunjung kerumah teman selepas solat Isya, hanya berselang waktu kurang lebih 20 menit saat masuk kerumah teman, saat kembali lagi sepeda motor sudah tidak ada. Sempat dilakukan pencarian bersama teman-teman namun tidak ketemu. Terima kasih pak Polisi motor sudah kembali, semoga tugas polisi kian lancar, rejeki juga lancar,”ucap Hairunisa.
Sementara itu pengakuan Sahruni si pelaku bahwa ia mengambil motor itu dan menjualnya sebesar Rp 2 juta hanya untuk keperluan makan sehari-hari bersama isteri dan 2 orang anaknya.
“ada pekerjaan lain yakni nelayan hasilnya juga lumayan, tapi karena ajakan teman jadi ikut mencuri, dan mencuri pun baru pertama kali ini,”kata Sahruni.
Polisi terus mengembangkan dari kedua pelaku curanmor ini, apakah ada kemungkinan jaringan lainnya.
Cara mereka dalam mencuri sepeda motor korbannya dengan cara mendorong terlebih dahulu motor ke tempat yang sepi, kemudian menghidupkan motor dengan menyambungkan kabel kontak. Setelah motor hidup, lantas mereka bawa ke kos-kosan di Jalan 45 Kelurahan Sarang Halang. Motor di gadaikan kepada Aris sebesar Rp 1 juta.
Barang bukti yang di amankan 1 STNK atas nama Muhammad DA 6797 LAF, 1 kunci kontak, dan sepasang plat palsu DA 6722 SC.
Pelaku di tangkap pada 25 Oktober 2018 lalu sekitar pukul 23.00 wita di Pelaihari. Pelaku di jerat pasal 363 ayat 1 ke 3 dan ke 4 KUHP dengan ancaman penjara 7 tahun.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Tala AKP Gita Suhandi juga telah mengamankan sebuah sepeda motor matic Beat warna merah namun tidak ada pemilik jelasnya. Sepeda motor matic tersebut nomor Polisinya sudah palsu, akan tetapi ada nomor rangkanya yang masih lengkap yakni MHIJF2213AK256864 dan nomor mesin JF22E1255022.
“bagi masyarakat yang mungkin ada merasa kehilangan sepeda motor dengan nomor rangka dan nomor mesin di atas, silakan dengan data dokumen yang lengkap bisa menghubungi bagian Reskrim Polres Tala, dan kalau memang cocok dengan data kepemilikan, maka tanpa ada biaya apapun kendaraan di serahkan,”kata Kasatreskrim.
Untuk sepeda motor yang sementara tanpa tuan tersebut, upaya yang telah dilakukan Reskrim yakni sudah mendatangi pemilik pertama yang ada di STNK, akan tetapi menurut keterangan kalau sepeda motor sudah di jual show room dan tidak mengetahui siapa yang membelinya.Tung

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook