PEMERINTAHAN

Hut RI Ke 72, Dari Acara Massal Sampai Pemberian Remisi

INFOTANAHLAUT.COM- Momentum peringatan detik-detik proklamasi di Kabupaten Tanah Laut di isi dengan berbagai macam kegiatan. Mulai dari mendengarkan pidato kenegaraan presiden RI Joko Widodo di gedung DPRD Tala, solat hajat bersama, malam renungan suci, pelaksanaan pengibaran bendera merah putih, hinngga sampai pemberian remisi kepada tahanan yang ada di Rutan Pelaihari.
Sehari sebelum Hut RI ke 72, sama seperti tahun-tahun sebelumnya dalam peringatan HUT RI segenap pimpinan daerah, anggota DPRD, forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan pimpinan parpol serta ormas lainnya mendengarkan pidato kenegaraan dalam rapat istimewa DPRD menyambuut Hut RI.
Sementara pada yaitu pawai obor yang bertempat di depan Balairung Tuntung Pandang Rabu (16/8) malam dan di lanjutkan dengan upacara renungan suci di makam pahlawan bumi Tuntung Pandang Pelaihari.
Kegiatan pawai obor sangat ramai, itu bisa di lihat dengan antusiasnya para peserta pawai yakni para pejabat lingkup Pemerintahan Kabupaten Tanah Laut, Pelajar, TNI dan Polri, Para pegawai ASN maupun PTT dan tidak ketinggalan bupati Tala Bambang Alamsyah dan wakil bupati Tala H.Sukamta pun ikut meramaikan dan membuka kegiatan pawai obor.
Kemudian pada pukul 24.00 wita dilaksanakan malam renungan suci untuk mengenang jasa para pahlawan dan sebagai bentuk penghormatan atas segala pengorbanan yang telah di berikan para pahlawan pendiri bangsa. Upacara dilakukan dengan cara mematikan lampu di sekitar area pemakaman dengan tujuan agar upacara berlangsung hening dan hikmat.
Pada puncak Hut RI, Kamis (17/8) kendati dalam cuaca gerimis pelaksanaan pengibaran bendera merah puti di stadion Pertasi Kencana dapat berjalan dengan lancar, dan bertindak sebagai inpektur upacaranya bupati Tala.
Di kesempatan upacara Hut RI tersebut, bupati Tala Bambang Alamsyah menyerahkan kutipan remisi dari Kemenkum HAM kepada 8 orang yang hari itu di nyatakan langsung bebas, namun hanya di wakilkan oleh 2 orang napi yakni Yuliansyah alias Buak warga Banjarmasin dan titipan dari tahanan Banjarmasin atas kasus penggelapan dan masa hukuman 2 tahun penjara, dan Supangat warga Pelaihari yang terlibat kasus pencurian sarang burung walet, dengan hukuman 1,5 tahun setengah. Secara total keseluruhan ada sebanyak 174 oran napi yang mendapatkan remisi, dan pengurangan tahanan kepada 174 orang napi tersebut antara 1 sampai 5 bulan pemotongan masa tahanan.
Pada pelaksanaan upacara pengibaran bendera merah putih juga di isi dengan pertunjukan drama kolosal yang menggambarkan para pejuang dahulu berjuang merebut kemerdekaan bangsa, dan di akhiri dengan kesenian Barongsai.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook