PUBLIK

Inisiatif Dan Kerjasama Sebelum Ada Korban

INFOTANAHLAUT.COM- Aksi ini bukan lantas mengambil kewenangan dinas terkait yang seharusnya peka dengan kondisi yang ada, dimana ada dua buah pohon akasia yang sudah lapuk di daerah gunung Rimpi Desa Tampang Kecamatan Pelaihari, namun tetap di biarkan tanpa ada upaya untuk di tebang, efeknya sewaktu-waktu pohon bisa tumbang karena kelapukannya dan menimpa pengendara di bawahnya.
Atas kondisi demikian, maka di motori oleh Salam, kepala Desa Tajau Pecah Kecamatan Batu Ampar dan 10 anggota relawan yang tergabung dalam wadah Respon Cepat (RC) 113 Tanah Laut, Jum’at (19/1) sore dalam sebuah inisiatif dan kerjasama melakukan penebangan beberapa pohon yang sudah terlihat lapuk di jalan poros Kalimantan itu.
Keberadaan dua buah pohon yang terlihat lapuk dan berada di sisi jalan raya tersebut di tebang secara gotong royong oleh relawan RC 113 Tala serta di bantu warga setempat.
Kades Salam pun hanya menyediakan alat potong mesin kayu sebanyak 3 buah, tali kecil dan ukuran besar, serta BBM untuk alat mesin potong plus sajian pisang goreng sebagai snacknya.
Pengerjaan pemotongan pohon lapuk itu pun harus ekstra gotong royong, dan berhati-hati, dan hasilnya cukup memuaskan, dalam kurun waktu kurang dari 30 menit pohon itu pun dapat di tumbangkan dan di bereskan sisa-sisa rantingnya yang ke tengah jalan, karena memang poisi tumbangnya pohon harus ke tengah jalan.
Para relawan RC 113 pun melakukan pencegatan di tengah jalan dengan maksud menghentikan sementara kendaraan di saat proses penebangan dan pembersihan dilakukan.
Kades Tajau Pecah, Salam mengatakan hal itu dilakukan sebagai inisiatif agar jangan sampai ada korban bagi masyarakat saat melintasi daerah Gunung Rimpi.
“karena sewaktu-waktu keberadaan pohon akasia yang sudah lapuk itu di khawatirkan akan roboh tiba-tiba tanpa di ketahui, sehingga di khawatirkan juga akan menimpa orang saat melintasi jalan, maka dari itulah sebelum ada korban bersama-sama relawan RC 113 Tala menebang pohon lapuk itu,” katanya.
Kendati sempat di guyur hujan, pekerjaan penebangan pohon pun ikut terhenti sejenak. Hujan reda, kembali para relawan RC 113 Tala ini pun melanjutkan pekerjaan.
Tidak semata hanya merobohkan pohon akasia yang sudah lapuk, relawan RC 113 Tala atas saran dari Kades Tajau Pecah pun melakukan penebangan pohon lain yang di anggap suatu saat akan membahayakan pengguna jalan.
Sementara menurut Rizal warga dari Kabupaten Tanah Bumbu yang kebetulan melintas menuturkan, kalau ia sempat terkejut karena kendaraan pada berhenti semua saat dekat dengan daerah gunung Rimpi.
“saya kira ada kecelakaan, tapi ternyata bukan dan terhadap penebangan pohon ini cukup bagus dan salut agar kedepannya jangan sampai ada yang tertimpa pohon lapuk itu sewaktu-waktu tanpa tiada siapa yang tahu,” ucapnya.
Aksi penebangan pohon lapuk ini berjalan lancar, harapan kedepan tidak ada korban dari masyarakat yang tertimpa pohon lapuk tersebut.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook