RELIGI

Jaga Keutuhan NKRI Lewat Istighosah Bersama

INFOTANAHLAUT.COM- Kaum muslimin di Kabupaten Tanah Laut,Jum’at malam (6/07/2018) pekan tadi berbondong-bondong mendatangi kawasan samping komplek Karunia Kembar 2 jalan Raya Takisung Kelurahan Karang Taruna Kecamatan Pelaihari untuk mengikuti kegiatan akbar “Istighosah Bersama”,yang di prakarsai Mejelis Talim Hilyatus Sholihin Pelaihari bekerjasama dengan Polres Tanah Laut serta Jamiyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu’tabarah An Nahdiyyah (JATMAN),menghadirkan Maulana Habib Muhammad Lutfhi bin Ali bin Yahya,serta Habib Al Zainal Abidin bin Segaf Asegaf dari kota Pekalongan Jawa Tengah.
Istighosah bersama memiliki tujuan memelihara kedamaian dan persatuan umat untuk menjaga keutuhan NKRI serta sukuran hari Bhayangkara yang ke 72.
Kemasan panggung besi raksasa 6×8 meter yang bermandikan cahaya lampu laser, semakin menambah istighosah pun semarak. Sejak pukul 19.30 wita,kaum muslimin sudah datang dan duduk dengan tertib di dalam tenda yang beralaskan terpal sepanjang kurang lebih 50 meter dan lebar 20 meter.
Suasana dalam tenda pun di jejali umat muslim baik laki-laki maupun perempuan yang posisi duduknya telah di bagi dua bagian,dan ada pula 2 buah layar lebar berukuran 4×6 meter pada sisi kanan dan kiri panggung utama.
Panitia pelaksana pun telah menyiapkan kantong-kantong parkir di beberapa penjuru agar dapat menampung ratusan kendaran roda dua maupun roda empat. Istighosah bersama juga membawa rejeki bagi pedagang kaki lima dengan menjajakan aneka makanan dan minuman di sisi kanan dan kiri tenda pengunjung. Jalannya istighosah sendiri mendapat pengamanan dari personil Polres Tala dan di bantu dari Kodim 1009 Pelaihari.
Sambil menunggu sang habib hadir di tengah-tengah umat muslim yang cukup lama menunggu,di kumandangkan syair-syair solawat.
Sekitar pukul 23.00 wita, habib Lutfhi bin Yahya pun tiba di tengah-tengah panggung istighosah. Para jemaah yang melihat datangnya habib pun saling berdiri sambil ada pula yang mengabadikan kehadiran habib dengan kamera hand phone.
Sebelum habib Lutfhi bin Yahya memulai tausiahnya,Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan dalam sambutannya mengatakan,sukses pelaksanaan Pilkada yang baru saja selesai,maka kini tidak ada lagi perpecahan,dan saatnya membangun Kabupaten Tanah Laut lebih baik lagi. Silaturahmi yang mungkin sempat terputus untuk di perbaiki kembali setelah kemarin proses Pilkada.
Tantangan kedepan kata Kapolres pula, yakni budaya asing yang kian gencar masuk salah satunya narkoba. Disamping itu bahaya lainnya adalah serangan ideologi radikalisme yang sekarang terus merongrong Pancasila,Bhineka Tunggal Ika,maka ini senantiasa yang harus di hadapi kedepan. Berharap warga Tanah Laut bisa menciptakan suasana yang aman dan nyaman serta ikut memerangi serangan-serangan di maksud tadi.
Sementara itu,ketua Majelis Talim Hilyatus Solihin,Kombes Pol H.Endang Agustina sebagai mitra dari kegiatan istighosah tersebut hanya menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras hingga istighosah dapat dilaksanakan.
“Semoga atas kerja keras panitia senantiasa mendapat rahmat dari Allah SWT,”kata Endang.
Tausiah pun selanjutnya di sampaikan habib Lutfhi bin Yahya. Habib sendiri posisi duduknya berubah,yakni membelakangi posisi panggung utama yang telah di duduki sejumlah undangan dari para tokoh agama dari berbagai kecamatan,maupun pimpinan pondok-pondok pesantren,dan menghadap langsung ke jemaah.
Namun,sebelum habib Lutfhi bin Yahya memulai tausiah,di kumandangkan pembacaan ayat-ayat suci al qur’an dan di teruskan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Dalam tausiah habib Lufhi bin Yahya mengatakan,kecintaan kepada nabi besar Muhammad SAW salah satunya dengan maulid adalah untuk dapat lebih jauh dan mengerti serta kenal dengan nabi Muhammad SAW. Bukannya saja hanya beriman,tapi kenal kepada seorang hamba Allah SWT,banyak panggilan untuk nabi Muhammad SAW atau asma-asmanya banyak di dalam al’quran.
“Ku menciptakan alam untuk tahu akan kemuliaan nabi Muhammad SAW,umat nabi Muhammad SAW di panggil Allah SWT ya aiyuhallaji na amannu,sebuah gelar yang luar biasa dari Allah SWT. Malu tidak kita sebagai umat nabi Muhammad SAW, sejauh mana kecintaan kepada nabi Muhammad SWA,”kata habib.
Sahabat bertanya,sejauh mana di katakan orang yang beriman,di jawab nabi selanjutnya kau mencintai utusannya,maka kadar bobot iman seseorang tergantung kecintaan kepada nabi Muhammad SAW. Untuk itu perbanyak solawat kepada nabi Muhammad SAW.
Terkait hari Bhayangkara kata habib Lutfhi bin Yahya,perlu di ingat peran pejuang-pejuang yang merebut bangsa dari penjajah,termasuk para ulama-ulama dulu. Indonesia adalah pemberian nikmat dari Allah SWT,sejauh mana kita menjaga dan mencintai bangsa ini.
Istighosah bersama juga di hadiri wakil bupati Tala H.Sukamta bersama Abdi Rahman sebagai pasangannya dalam Pilkada 2018,Dandim 1009 Pelaihari Letkol Infanteri Bagus Budi Adrianto,dan ketua Pengadilan Negeri Pelaihari M.Amrullah,SH.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook