PUBLIK

Jajaran Reskrim Berbagi Kasih

INFOTANAHLAUT.COM-Kesan kejam dan beringas ketika seorang polisi menangani pelaku tindak kejahatan, baik pelaku perampokan, pencurian dan pemerkosaan memang acap kali harus di terima oleh polisi tersebut, utamanya unit yang langsung menangani kasus-kasus kejahatan seperti Satuan Reskrim.

Ibarat sebait syair lagu yang di bawakan oleh grup musik Serius Band yakni “Rocker juga manusia, punya rasa punya hati” maka tidak jauh beda dengan seorang Polisi yang juga manusia, punya rasa punya hati.

Sejalan itu, jajaran satreskrim Polres Tala, Rabu (22/3) yang di pimpin langsung oleh kasat reskrim AKP Ade Papa Rihi,SH,Sik mengajak anak-anak panti asuhan Tuntung Pandang di Desa Atu-Atu Kecamatan Pelaihari makan siang bersama dengan menu sajian makanan sate kambing plus gulai kambing.

Puluhan atau mungkin ratusan tusuk sate kambing dan gulai kambing dalam wadah panci ukuran jumbo di sajikan untuk anak-anak yatim piatu bersama jajaran Reskrim Polres Tala, serta awak media cetak dan elektronik.

Siang itu, sekitar pukul 14.00 wita saatnya memang untuk makan siang, oleh Satreskrim menjamu anak-anak di panti makan bareng.

Tidak cukup hanya santap siang, usai santap siang Kasat reskrim bersama jajaran lain seperti kanit tipiter, wakasat menyerahkan bantuan sembako serta pakaian layak pakai yang di terima oleh pimpinan panti asuhan Habis Asegaf.

Kasat reskrim AKP Ade Papa Rihi mengatakan, kegiatan ini untuk kepedulian terhadap sesama, di samping rasa syukur atas pelaksanakan tugas selama tahun 2017 ini berjalan lancar.

“hal ini juga atas inisiatif dari anggota, dengan mengumpulkan pakaian yang layak pakai, termasuk ajak makan bareng. Dan kegiatan ini di upayakan rutin dalam 2 bulan sekali,”jelasnya.

Makan siang bareng tuntas, jajaran Reskrim pun bertolak ke Desa Ranggang di Kecamatan Takisung yakni kerumah Sarifuddin, dimana anaknya bernama Saripah yang berumur 7 tahun yang menjadi korban penusukan pada tanggal 17 Januari 2017 lalu juga sekaligus di berikan lebihan dari sajian makan sate kambing saat di panti asuhan kepada keluarga Syarifuddin.

Terhadap rumah Sarifuddin sendiri oleh Satreskrim telah dilakukan bedah rumah, dan kini sudah selesai jauh lebih layak dari sebelumnya yang cukup memprihatinkan. Rumah Syarufuddin sendiri awalnya hanya di bungkus daun nipah pada bagian dinding sebelah kanan dan kiri, termasuk atap rumahnya. Kini setelah kurang lebih seminggu di kerjakan bedah rumah, pada bagian dinding berganti papan, dan atap berganti seng asbes, serta di buatkan ruang untuk kamar, karena sebelumnya ruangan tengah los tanpa ada ruangan.

Syarifuddin yang bekerja sebagai buruh kayu arang di desanya merasa bersyukur dengan perbaikan rumahnya.

“saya tidak pernah menyangka, apalagi bermimpi kalau tempat tinggal untuk isteri dan anak-anak jauh lebih baik dari sebelumnya,”terangnya.

Ade berpesan, agar rumah yang sudah di bedah ini di rawat baik-baik, dan yang utama jangan sampai kasus yang menimpa anaknya terulang lagi.baz

 

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook