PUBLIK

Jalur A Yani “Mengular”

INFOTANAHLAUT.COM- Arus balik pengunjung dari pantai yang merayakan pergantian tahun 2017 ke 2018 dari arah pantai Takisung maupun pantai Batakan pada Senin (1/1) siang hingga sore bahkan sampai malam terlihat mengular oleh kendaraan roda 4, termasuk pada sisi kiri pun di padati kendaraan roda 2. Kondisi mengularnya kendaraan roda 4 ini berada di jalan A Yani.
Kemacetan terjadi dari mulai tugu PKK samping Polres Tala hingga memanjang sampai ke simpang 3 SPBU Angsau. Kendati terlihat macet namun arus lalu lintas tetap berjalan lancar.
Pihak Satlantas Polres Tala telah melakukan rekayasa jalur keluar dan masuk kendaraan menuju kota Pelaihari, sehingga tidak terlalu terjadi penumpukan kendaraan pada titik temu di jalan tertentu.
Untuk akses masuk ke kota Pelaihari, kendaraan dari arah Banjarmasin di arahkan masuk lewat Desa Atilam yang tembus ke Desa Atu-Atu dan di belokkan lewat RTH Kijang Mas Permai dan bisa langsung konek ke jalan utama menuju Sungai Danau.
Begitu sebaliknya bagi kendaraan yang datang dari arah Sungai Danau menuju Banjarmasin lewat jalan Desa Atilam.
Pada jalan A Yani yang terdiri dari dua lajur itu di peruntukan bagi kendaraan dari arah pantai menuju Banjarmasin.
Dari pantauan di lapangan pada kemarin sore memperlihatkan bahwa kondisi kendaraan roda 4 dan roda 2 kian berdatangan dari arah pantai. Hingga menjelang petang dan malam volume kendaraan masih memanjang namun tetap lancar.
Sejumlah anggota Satlantas Polres Tala yang di bantu relawan dari RC 113 Tala, dan dari Dinas Perhubungan Tala saling bahu-membahu mengatur arus agar dapat tetap berjalan lancar.
Kasat lantas Polres Tala Akp Lalu Ryan Aditya,Sik dan Kabag Ops Polres Tala Kompol Fauzan Arianto juga langsung turun tangan ke lokasi simpang 3 SPBU Angsau guna mengatur arus lalu lintas.
Sejumlah anggota Satlantas lainnya tetap siaga di setiap titik yang di anggap rawan terjadinya pertemuan kendaraan.
Menurut koordinator relawan RC 113 Tala Edwin Sihol menuturkan, tidak kurang dari ratusan ribu kendaraan roda 4, belum lagi kendaraan roda 2.
“di pantai Takisung sendiri pada saat kondisi siang kemarin membludak jumlah kendaraan, hingga parkir pun sampai ke pintu gerbang,” terangnya.
Kondisi kemacetan ini hampir setiap tahunnya terjadi.
Untuk bisa kedepannya mengurai kemacetan lalu lintas, Pemkab Tala melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan utamanya pada bidang Bina Marga tengah mendesain jalan alternatif agar tidak terjadi kemacetan, terlebih pada memontum hari libur nasional.
Kabid Bina Marga Mirza Fazrina saat di konfirmasi beberapa waktu lalu mengatakan, desain jalan alternatif sudah di buat, tinggal bagaimana nanti pelaksanaan pekerjaan jalan tersebut.
“selaian membuat jalan untuk mengurai kemacetan, juga nantinya ada di bangun sebuah jembatan, yakni di daerah Beramban, karena memang terputus oleh sebuah sungai yang cukup panjang, dan mudahan-mudahan di tahun 2019 bisa mulai di kerjakan,” jelasnya.
Akses alternatif pengurai kemacetan lalu lintas tersebut di mulai dari Berambang, tembus jalan Manaran, hingga sampai ke Desa Panggung dengan jarak tempuh kurang lebih 5 km.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook