PEMKAB TALA

Jangan Diakal-Akali Kegiatan Supaya Tidak Kena Pajak

INFOTANAHLAUT.COM-Bupati Tala H.Sukamta dengan tegas mengatakan, kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) jangan coba untuk mengakal-akali sebuah pekerjaan atau kegiatan demi untuk menghindari pajak, demikian bupati Tala, Senin (18/2/2019) menyampaikan hal itu saat membuka Aksi Panutan Pemyampaian SPT Tahunan Pajak 2018 KPP Pratama Banjarbaru di gedung Sarantang Saruntung Pelaihari.
“Siapa lagi kalau bukan dari ASNnya yang mencotohkan kepada masyarakat. Kecendrungan ASN banyak hindari pajak, maka jangan sampai di akali supaya tidak kena pajak,”kata bupati Tala pula.
Bupati Tala pun sangat setuju menggali pajak di Tala bersama KPP Pratama Banjarbaru, salah satunya kepada para pemenang-pemenang tender, maka di tekankan bayar pajaknya di Tala, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) nya harus di Tanah Laut, hal itu agar hak masyarakat di Tala tidak kemana-mana.
Lebih lanjut bupati Tala kepada awak media mengatakan, khusus kepada ASN mengindari adanya pajak di maksud semisal dengan memecah-mecah kegiatan, kalau memang harus kena pajak jangan di pecah-pecah, bayarkan saja pajaknya, karena sesungguhnya membangun daerah maupun negara adalah lewat pajak, karena penerimaan terbesar adalah dari pajak.
Bupati Tala juga menilai dari adanya APBDes, dimana masih banyak pajak-pajak yang tidak di bayarkan, untuk itulah tahun ini memerintahkan Inspektorat untuk mengaudit seluruh desa agar pajak-pajak tersebut di bayarkan.
Hal senada di utarakan Muhammad Na’im selaku kepala KPP Pratama Banjarbaru. Menurutnya yang di namakan dalam pajak ada istilahnya pengawasan, jadi setiap kegiatan penggunaan dana APBD, kalau ada indikasi pecah memecah biasanya akan kelihatan, karena akan di bandingkan dengan trend sebelumnya yang pasti beda, atau ada faktor sengaja memecah-mecah.
“Melihat gejala tersebut, pada awalnya dilakulan teguran kemudian dilakukan edukasi dengan harapan tidak terulang kembali agar pembayar pajak lebih baik,”kata Na’im.
Na’im menambahkan, di Kabupaten Tanah Laut sektor pertambangan sangat besar dalam hal penerimaan pajak. Yang kedua di bidang perkebunan kelapa sawit, sementara yang lainnya adalah konstruksi, perdagangan. Dengan total penerimaan Rp 1, 965 trilyun dimana 21 persen penerimaan pajak bersumber dari masyarakat di Kabupaten Tanah Laut.
Dalam kesempatan tersebut KPP Pratama Banjabaru menyampaikan, tahun 2018 tingkat kepatuhan penyampaian SPT Tahunan wajib pajak di Lingkungan KPP Pratama Banjarbaru sebesar 90,13 persen, capaian tersebut meningkat sebesar 10,06 persen dari tahun sebelumnya 80,07 persen.
Di tahun 2018, KPP Pratama Banjarbaru telah mencapai target penerimaan pajak sebesar Rp 102,02 persen dengan realisasi Rp 1.964.687.966.096 dari target penerimaan pajak sebesar Rp 1.925.878.987.000. Di tahun 2019 merupakan tahun pembuktian bagi Dirjen Pajak khususnya KPP Pratama Banjarbaru untuk mencapai target yang tumbuh 23 persen. Naiknya target penerimaan pajak tahun ini sebagai konsekuensi atas kenaikan target penerimaan negara sebesar Rp 2,165,1 trilyun, dimana pajak (Dirjen pajak) menyumbang sebesar Rp 1,786,4 trilyun atau 82,51 persen.
Pada kesempatan tersebut juga di serahkan piagam penghargaan dari KPP Pratama kepada bupati Tala, Ketua DPRD Tala Hariyanto, anggota DPRD Tala Chairudin Anwar, sejumlah kepala SKPD, beberapa Camat dan kepala bagian.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook