SERBA-SERBI

Jembatan Vital Tabanio Perlu Diperlebar

Sebuah jembatan rangka kayu yang merupakan jalur vital bagi warga Desa Tabanio sebagai perkampungan nelayan, menjadi harapan agar ada perhatian dari Pemkab Tanah Laut khususnya dinas terkait untuk di perlebar, mengingat kondisinya sempit. Saat berselisihan dengan sepeda motor pun harus terlihat dempat, sementara jembatan tersebut di gunakan warga tidak saja membawa hasil tangkapan ikan, namun juga untuk jalur saat membawa panen padi, sehingga di 4 akan membahayakan karena sewaktu-waktu bisa tercebur ke sungai yang cukup dalam.
Panjang jembatan sejauh kurang lebih 50 meter berstruktur kayu, pada bagian tengah di buat meninggi, karena memang jalur tengah di buat meninggi lantaran di gunakan untuk lewatnya kapal-kapal nelayan setempat.
Anang Abdurahman warga setempat Senin (23/4) kemarin mengatakan, ada beberapa jembatan seperti jembatan Benteng yang memang masih terlihat kokoh karena jembatan rangka besi baja, kemudian jembatan rangka kayu yang menjadi urat nadi warga Desa Tabanio, dan hal itu perlu di perlebar badan jembatannya, mengingat kondisi yang ada hanya berjarak 1,5 meter dan panjang kurang lebih 50 meter.
“berharap dinas terkait bisa memperhatikan kondisi jembatan rangka kayu yang sempit itu, karena sudah berapa kali warga yang tercebur, dan yang mengkhawatirkan bagi warga yang sedang membawa hasil panen pertanian, maka otomatis saat ia melintas tidak bisa untuk selisihan dengan pengguna jembatan lainnya, anak-anak sekolah juga lewat jembatan tersebut,”ujarnya.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook

Tentang Penulis/Jurnalis

Tim Jurnalis

Tim Jurnalis

Kami akan selalu berusaha memberikan informasi yang aktual dan terpercaya kepada pembaca setia infotanahlaut.com. Semoga media ini bisa menjadi media penambah khasanah informasi khususnya dari Kabupaten Tanah Laut.