PERISTIWA

Kali Pertama Desa Kunyit Alami Fenomena Alam

INFOTANAHLAUT.COM-Fenomena alam terjadi baru kali pertama di alami warga Desa Kunyit Kecamatan Bajuin, dimana hujan yang turun dengan derasnya ternyata air hujan yang turun itu di sertai pula dalam bentuk butiran es batu sebesar kelereng, Sabtu (13/4/2019). Turunnya hujan berbentuk butiran es terjadi sekitar pukul 13.00 wita.
Kepala Desa Kunyit Abduh membenarkan adanya hujan yang turun di sertai dalam butiran es.
Menurut Abduh, awalnya memang keadaan awan mendung cukup tebal, dan sebelumnya di sertai dengan tiupan angin yang sangat kencang. Tidak berapa lama hujan pun turun dengan derasnya.
“Awalnya air hujan seperti biasa, namun lama kelamaan ada di sertai butiran es sebesar kurang lebih kelereng, suara di atap rumah warga pun semakin nyaring terdengar, dan di akui hal itu membuat warga kaget karena baru mengalami hujan dalam bentuk butiran es,”kata Abduh.
Akibat hujan deras di sertai tiupan angin yang cukup kencang tersebut terang Abduh, mengakibatkan tanaman padi warga yang sudah menguning dan dalam waktu dekat akan di panen menjadi rusak. Tanaman padi pun ikut roboh oleh tiupan angin.
Fenomena alam dengan turunnya hujan butiran es tersebut bahkan sempat di rekam melalui smart phone warga, dan peristiwa tersebut sudah ramai di medsos. Hujan sendiri berlangsung selama kurang lebih 30 menit, seiring dengan mencairnya butiran es menjadi air hujan mulai reda.
Apa penyebab terjadinya hujan es.
Fenonema hujan es (hail) terjadi akibat presipitasi (turunnya hujan) yang terdiri dari bola-bola es dengan diameter antara 5-50 mm atau bahkan lebih. Salah satu proses pembentukannya adalah melalui kondensasi uap air yang sangat dingin di atmosfer pada lapisan di atas titik beku (freezing level). Awan yang tinggi puncaknya melebihi titik beku ini akan memiliki bagian atas yang suhunya lebih rendah dari nol derajat Celcius, sehingga awan tersebut mempunyai peluang sangat besar memproduksi es. Es yang terbentuk dari proses ini biasanya berukuran cukup besar.
Pada masa pancaroba biasanya akan terjadi pembentukan awan secara konvektif di mana massa udara basah terangkat ke atas dan membentuk awan yang puncaknya melebihi freezing level dan terjadilah proses pengintian es. Maka, bagian atas awan tersebut banyak mengandung es. Saat sudah cukup waktunya untuk hujan, maka butiran atau bahkan gumpalan es juga ikut jatuh ke permukaan bumi. Akibat ukurannya, walaupun es telah turun ke arah yang lebih rendah dengan suhu yang relatif hangat tidak semuanya dapat mencair.
Hujan deras di sertai tiupan angin kencang juga merobohkan salah satu garasi mobil di Desa Bajuin dan menimpa ambulan desa berplat merah DA 727 LG yang ada di bawah garasi dari kerangka aluminium tersebut. Bagian bodi ambulan pun penyok lantaran tertimpa kerangka garasi yang rubuh.
Garasi yang rubuh tersebut berada di majelis pengajian guru Ansori yang berada di Desa Bajuin Kecamatan Bajuin. Tidak ada korban jiwa dalam rubuhnya garasi mejelis tersebut dan pasca hujan warga pun bergotong royong membenahi garasi yang roboh.Tung

1
20%
like
1
20%
love
2
40%
haha
0
0%
wow
1
20%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook