Kecamatan Panyipatan Dijadikan Sentra IKM Hasil Laut – infotanahlaut.com
DUNIA USAHA

Kecamatan Panyipatan Dijadikan Sentra IKM Hasil Laut

INFOTANAHLAUT.COM- Di motori Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Tanah Laut, Kamis (8/11/2018) pekan tadi di aula Pencerahan kantor Bappeda Tala menyajikan laporan akhir penyusunan pola pengembangan sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM).
Pola tersebut dalam rangka mendukung program pengentasan kemiskinan, serta peningkatan gizi masyarakat, maka Pemerintah mendorong masyarakat mengelola potensi alam agar dapat menumbuhkan industri kecil dan menengah.
Kepala Disnakerin Tala Masturi,SSTP di kesempatan tersebut mengatakan, dalam UU juga sudah di isyaratkan bahwa, tepatnya UU RI nomor 3 tahun 2014 menyebutkan peran pemerintah pusat dan atau pemerintah daerah dalam pengembangan perwilayahan industri yaitu melakukan percepatan penyebaran dan pemerataan pembangunan industri ke seluruh wilayah negara.
“Pengembangan sentra IKM di nilai akan dapat membantu menunjang dan mengembangkan kegiatan industri pengolahan dalam skala kecil dan menengah di Kabupaten Tanah Laut, maka sebagai sampelnya berada di Kecamatan Panyipatan,”kata Masturi.
Analisis laporan akhir tentang pola pengembangan sentra IKM yang telah dilakukan, selanjutnya di paparkan Agus Deni dari PT. Daya Cipta Dianrancana, Bandung.
Dalam analisanya, di pilih sebagai sampel adalah Desa Tanjung Dewa dan Desa Batakan di Kecamatan Panyipatan. Di kedua desa tersebut memiliki beberapa destinasi wisata seperti pantai Tanjung Dewa, pantai Batakan, wisata pulau Datu dan wisata Bukit Timah yang dapat menarik minat pengunjung untuk datang, hingga hal itu dapat pula membuka peluang penjualan oleh kelompok industri sekitar. Citra rasa yang berbeda dari produk yang di hasilkan seperti kerupuk dan amplang dapat membantu menaikan nilai jual produk jika di bandingkan dengan produk daerah lain. Termasuk tenaga kerja merupakan anggota keluarga atau masyarakat sekitar, sehingga hubungan kerjasama dapat terjalin dengan baik dan dapat membantu membuka lapangan kerja.
“Kedua desa tersebut merupakan daerah pesisir, sehingga memiliki keterdekatan dengan bahan baku pembuatan yang berasal dari hasil laut,disamping itu pula Desa Tanjung Dewa memiliki lahan yang siap untuk di kembangkan menjadi sentra IKM,”kata Agus.
Di Desa Tanjung Dewa sendiri kini sudah ada kelompok usaha warga sebanyak 10 buah yang memproduksi kerupuk udang, dan udang mentah, amplang dan kerupuk ikan. Sedangkan Desa Batakan ada 3 kelompok usaha warga yang memproduksi keripik ikan dan udang mentah.
Agus kembali menjelaskan, IKM di masyarakat tentu masih ada masalah yakni lokasi sentra industri tidak sesuai dengan tata ruang wilayah Tala, teknologi industri sebagian masih bersifat konvensional, belum memiliki badan hukum atau koperasi yang mampu menjembatani permodalan, adanya tengkulak yang masuk dalam mata rantai produksi hingga pemasaran serta belum dapat terdapat pengelolaan limbah industri. Kemudian kurangnya diversifikasi produk hasil olahan, bentuk produk dan kemasan yang kurang menarik, keterbatasan SDM serta minimnya minat tenaga kerja muda, kurangnya perhatian dari akademisi serta destinasi wisata cenderung sepi dari pengunjung.
Hasil produksi industri kecil dan menengah Desa Batakan dan Tanjung Dewa dengan memanfaatkan seluruh bagian ikan untuk menghasilkan produk olahan yang lebih bervariasi, sehingga dapat meningkatkan nilai tambah produsen. Pemanfaat untuk ikan di bagian lainnya seperti bagian daging (Fillet) di olah menjadi produk olahan lainnya seperti dendeng, terasi, dan abon ikan. Kemudian bagian tulang di olah menjadi kerupuk dan tepung ikan. Bagian kepala di olah menjadi tepung ikan. Bagian kulit di olah menjadi kerupuk dan bagian jeroan di olah menjadi pakan ternak atau ikan.
Di paparkan Agus pula, pemasaran hasil produksi di dalam dan luar wilayah kedua desa tersebut, dimana di dalam wilayah hasil produksi di jual di showroom dan tempat wisata, sedangkan pada luar wilayah di jual atau di pasarkan di Dekranasda, pusat perbelanjaan (Mall) dan bandar udara. Selain itu penggunaan website Disnakerin untuk mempromosikan secara aktif terhadap produk kepada masyarakat luas.
Pada paparan terjadi dialog, dan turut di hadiri sejumlah anggota IKM Desa Batakan dan Tanjung Dewa, Camat Panyipatan M.Syahid serta SKPD terkait laninnya.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook