KRIMINALITAS

Kecil-Kecil Cabe Rawit, M. Abduh Raup Keuntungan Setengah Milyar

INFOTANAHLAUT.COM-Kecil-kecil cabe rawit, ya itulah M.Abduh yang memiliki fostur tubuh kecil warga Jalan Martapura Lama Rt 02 Desa Teluk Selong Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar, dan dengan memanfaatkan jabatannya sebagai karyawan PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart, yang berada di Jalan Raya Nusa Indah Rt 05/02 Kecamatan Bati-Bati, karyawan pada bagian Finance (pembayaran) ini telah menyalahgunakan jabatannya untuk kepentingan pribadi, al hasil laporan-laporan fiktif keuangan perusahaan Alfamart yang di buatnya membuat ia telah berhasil meraup uang setengah milyar lebih, tepatnya Rp 519.956.937.
Uang sebanyak itupun di gunakan M.Abduh yang masih bujangan ini untuk membeli sejumlah barang, mulai sepeda motor baru, kamera, Hand Phone, televisi LED, hingga sampai membeli sebuah dump truk Mitsubishi.
Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan, Rabu (16/1/2019) kepada awak media mengatakan, modus pelaku dengan membuat laporan fiktif atau palsu untuk keperluan perbaikan sejumlah toko Alfamart di wilayah Kabupaten Tanah Laut.
“motifnya jelas untuk keperluan pribadi dengan membeli sejumlah barang-barang, dan pergi berlibur ke Jakarta dan Surabaya dari uang laporan fiktifnya,”kata Kapolres.
Kapolres menambahkan, kejadiannya pada bulan Oktober 2018 lalu, dimana pelaku yang merupakan karyawan Alfamart membuat pembayaran fiktif dengan dalih untuk pembayaran keperluan toko, caranya pelaku transfer dari rekening toko-toko Alfamart ke rekening tabungan head office, kemudian pelaku secara diam-diam menyalahgunakan token approver bank BCA. Pelaku dengan menggunakan token maker bank BCA untuk membuat pembayaran klik BCA. Pelaku melakukan penggelapan uang dari Alfamart dari tanggal 26 Juli 2017 sampai 26 Oktober 2018, sehingga dari upaya penggelapan inilah ia meraup uang setengah milyar lebih.
Atas kondisi demikian, perusahaan melakukan audit dan meminta kepada Fajar Afif Fudian selaku penerima kuara dari perusahaan melaporkan ke Polres Tala.
Untuk melakukan pemeriksaan terhadap modus penggelapan uang perusahaan, di sita sejumlah barang bukti dari perusahaan yakni 27 rangkap dokumen dari finance franchise yang berisikan berkas bank keluar lainnya pertoko Alfamart, rekening Koran pertoko Alfamart, bukti bank masuk A rutin, rekening Koran bank BCA atas nama PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk, dan tanda terima pengambilan uang di patty cash (kasir). Kemudian 27 rangkap dokumen pengambilan yang yang di eluarkan di kasir yang berisikan bank keluar A rutin, bukti transfer dari toko Alfamart, rekapan bank masuk, 2 buah token key BCAA warna biru dengan kode 1MGZ102 dan 1AGZ102, slip haji pelaku, SK Pengangkatan pelaku dan 8 lembar hasil audit.
Sementara itu pelaku mengungkapkan, sebelum kerja di Alfamart memang pernah kerja di sejumlah toko-toko. Saat di Alfamart bekerja di bagian admin pengelolaan pengajuan-pengajuan keuangan, yang menyangkut perbaikan-perbaikan.
“Semua dilakukan di saat ada kesempatan, karena audit sangat jarang. Melihat pertama berhsil maka terus di coba lagi. Pengajuan perbaikan sendiri paling sedikit Rp 16 juta dan paling besar Rp 31 juta rupiah. Gaji yang di terima sendiri sebesar Rp 3,1 juta rupiah, semua dilakukan karena faktor ekonomi, ”ungkapnya.
Pelaku di jerat pasal 347 KUHP tentang penggelapan jabatan dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun.Tung

3
75%
like
1
25%
love
1
25%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook