OPINI

Kembalikan kedaulatan tambang mineral untuk negeri

INFOTANAHLAUT.COM- KEMBALIKAN KEDAULATAN TAMBANG MINERAL UNTUK NEGERI
(51% SAHAM FREEPORT BERHASIL DIKUASAI)
oleh: Dr.A.Haris Fakhmi,ST.,MT

Sebuah lompatan besar berhasil dibuktikan pemerintah dengan penguasaan atas kandungan mineral tembaga,emas, dan perak dalam perut bumi Papua yang selama ini dikuasai raksasa PT. Freeport Indonesia (PTFI).
Tidak kurang kurun waktu 50 tahun perusahaan Amerika ini menguasai lapangan operasi pertambangan mineral dan menguasai tembaga, emas dan perak, mereka menikmati hasil bumi Papua ini.

Pada Juli 2018 yang bersejarah, Indonesia berhasil menguasai 51% saham PTFI. Saham sebesar 51% berhasil dikuasai pemerintah melalui akuisisi ke PT. Inalum,Tbk merupakan perusahaan BUMN yang berpengalaman bergerak di bidang pertambangan mineral.

Keberhasilan ini tidak terlepas atas dukungan Presiden berdasarkan masukan & tekanan masyarakat lokal dan nasional melalui saluran aspirasi dewan perwakilan rakyat di daerah Papua dan tingkat Pusat, LSM dan para pakar. Dalam hal ini Presiden Joko Widodo mendengar dan berkomitmen mengembalikan kedaulatan atas kekayaan sumber daya mineral yang dianugerahkan Tuhan di bumi Papua berupa komoditas tembaga, emas dan perak.

Dengan kerja keras dan komitmen yang kuat semua pihak dan stakeholders, sebagai puncak keberhasilan dibuktikan dengan penandatanganan Head of Agreement (HoA) antara PT.FREEPORT dengan PT. INALUM,Tbk. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan dengan penandatangan HoA ini menandakan proses pengambilalihan saham Freeport sebesar 51% telah terwujud. Masih kata Menkeu, kesejahteraan bangsa dan masyarakat Papua akan lebih bisa diperjuangkan lagi. Partnership PCX dengan Inalum, antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah akan mendapat bagian saham 10% dari 51% Saham hasil divestasi tersebut.
Keberhasilan ini adalah kemenangan khususnya seluruh masyarakat Papua dan Pemerintah Indonesia. Menteri ESDM Ignatius Johan mengatakan dengan HoA maka proses akuisisi saham dapat segera terealisasi. Stabilitas investasi akan dicapai segera setelah Peraturan pemerintah (PP) dirampungkan. Kementerian ESDM juga akan merampungkan IUPK OP setelah divestasi tuntas.

Perjalanan memperoleh divestasi saham Freeport ini tidaklah mudah, dengan berbagai alasan investasi, perusahaan milik Amerika serikat ini menunda-nunda proses pengalihan saham. Tercatat 4 periode pemerintahan yang lalu tidak berhasil meraih kata sepakat. Barulah di pemerintahan kabinet kerja Presiden Joko widodo di tahun ke 4 kepemimpinannya berhasil mengembalikan kedaulatan tambang mineral Freeport kembali ke ibu pertiwi.
Komitmen pemerintah atas divestasi saham 51% begitu berat dengan negosiasi yang panjang dan alot, mengingat dana yang diperlukan cukup besar yaitu 3.85 milyar dollar atau sekitar 53,9 trilyun rupiah, dengan peruntukan 40% untuk membeli hak partisipasi Rio Tinto di tambang Grasberg, dan 9,36% saham PT.Indocopper Investama yang dimiliki PT.Freeport McMoran.
Tidak kurang 11 bank disiapkan untuk menyediakan dana tersebut. Saat ini dana sebesar 1.5 milyar dollar dari kas Inalum & holding sudah disiapkan, sisanya akan dibantu pendanaan perbankan.

Dengan upaya keras ini, keuntungan yang akan diperoleh Indonesia tidaklah sedikit. Lebih setengah keuntungan Freeport akan dinikmati Indonesia. Tercatat tidak kurang 2 milyar dollar tiap tahunnya Freeport menikmati keuntungan hasil tambang tersebut. Ini berarti sekurangnya 1 milyar dollar tiap tahun pemerintah Indonesia akan mendapat keuntungan. Demikian juga pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Mimika akan mendapatkan bagian 10% saham dari total 51% saham.
CEO Freeport Richard Atkerson mengatakan komitmennya akan tetap melaksanakan standar terbaik dalam operasi produksi tambangnya, menerapkan konservasi dan perlindungan lingkungan sesuai ketentuan dan aturan yang ditetapkan pemerintah Indonesia serta pembangunan berkelanjutan.

Direktur PT.Inalum menceritakan disela penandatangan kesepakatan, semua ini dapat terjadi tidak terlepas dari penekanan berupa amanat Presiden agar Inalum mampu membawa Freeport menjadi mayoritas milik RI.

Ijin operasi tambang Freeport dapat diperpanjang hingga 2041, berarti selama kurun waktu itu daerah akan dapat merasakan hasilnya. Mengutip CNBC Indonesia, cadangan terbukti dan terkira di lapangan PT Freeport adalah sebesar 38,8 miliar pound tembaga, 33,9 juta ounce emas, dan 153,1 juta ounce perak. Jumlah tersebut sudah mencakup cadangan di wilayah Kucing Liar yang belum dikembangkan. Apabila dihitung menggunakan harga rata-rata jangka panjang sebesar US$2/pound untuk tembaga, US$1.000/ounce untuk emas, dan US$15/ounce untuk perak, secara kasar lapangan PTFI masih menyimpan kekayaan senilai US$113,8 miliar, atau setara Rp1.593,2 triliun.

Berdasarkan laporan laba rugi perusahaan, PT Freeport mampu membukukan pendapatan sebesar US$ 4,44 miliar, atau sekitar Rp 62,16 triliun pada tahun 2017. Jumlah itu mampu meningkat 34,95% dari pendapatan tahun 2016 sebesar US$3,29 miliar (Rp 46,06 triliun).

Pendapatan tambang Freeport yang melambung cukup signifikan setahun terakhir disumbang oleh penjualan emas yang meningkat hampir 50% menjadi 1,54 juta ounce pada tahun 2017, serta penjualan perak yang juga naik 1,72% menjadi 2,96 juta ounce tahun lalu.
Di sisi lain, penjualan tembaga PT.Freeport menurun 6,92% ke angka 980,8 juta pound pada tahun 2017.
Kemudian, laba bersih PT. Freeport tercatat sebesar US$ 1,28 miliar (Rp 17,92 triliun) pada tahun lalu, atau mampu melambung sebesar 120% dari laba bersih tahun 2016.

Dengan nilai akuisisi 51% saham yang berkisar US$ 3,85 miliar, atau sekitar Rp 53,9 triliun, seharusnya Indonesia bisa balik modal dalam kisaran tiga tahun saja jika kinerja 2017 tersebut terjaga sampai tiga tahun selanjutnya.

Selamat atas lompatan besar ini. Kita berhasil kembalikan kedaulatan Tambang untuk Negeri.

#TambangUntukNegeri
#AHFartikelTambangBerkelanjutan
#EsdmKsBergerakUntukBanua

Artikel ini telah ditayangkan pada facebook page : Abdul Haris Fakhmi

4
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook

Tentang Penulis/Jurnalis

Avatar

pastitala.org