WISATA

Kepariwisataan Sektor Potensi Datangkan Income

INFOTANAHLAUT.COM- Sektor kepariwisataan kini banyak menjanjikan sebagai sebuah peluang yang berpotensi untuk sebuah income, baik itu di kelola oleh lembaga ataupun perorangan. Dan kepariwisataan di daerah mana saja saling berlomba-lomba memberikan dan menyajikan hal yang terbaik bagi pengunjung di sebuah objek wisata.

Bagi Kabupaten Tanah Laut memiliki sejarah yang cukup pahit, dimana di daerah ini dulu di era tahun 1980-an masih banyak di temukan kayu-kayu Ulin dan menjadi tumpuan bagi warga yang bergantung dengan kayu Ulin, namun setelah itu kejayaan kayu Ulin mulai berkurang dan bahkan tidak lagi menjadi hal yang di geluti masyarakat. Kalau dulu bila orang bekerja sebagai pengusaha kayu, sudah pasti di cap sebagai konglemerat.

Namun kini kejayaan kayu Ulin telah pudar, karena barangkali kayu-kayu Ulin sudah mulai berkurang dan semakin sulit untuk di dapatkan.

Setelah kayu Ulin tidak ada lagi di geluti, beralih ke dunai pertambangan batubara. Bagaikan jamur tumbuh di musim hujan, pertambangan batubara kian ramai, entah itu yang resmi atau tidak, bahkan mengerjakan pertambangan batu bara di yakini cepat menghasilkan uang ratusan juga bahkan milliaran rupiah, tapi dampaknya alam pun menjadi rusak akibat eksploitasi batubara yang kebablasan alias los saja.

Namun,nasibnya juga sama dengan kayu Ulin, pada awalnya saja boombastis, akan tetapi juga mulai berkurang.

Bekerja di tambang batubara dulunya bisa di katakan “berduit”, tapi kini perlahan merosot tajam.

Pemerintah Kabupaten Tanah Laut pun kini harus putar otak, agar roda perekonomian masyarakat dapat tetap berjalan, maka di sektor ke pariwisataanlah salah satu sektor yang mungkin tidak ada matinya.

Menyikapi hal demikian, bupati Tala Bambang Alamsyah belum lama tadi di hadapan para camat, kepala SKPD dan kepala desa di gedung Balairung Tuntung Pandang dalam sebuah kegiatan lounching Sadar Desa dari BPJS mengatakan, sektor kepariwisataan yang di dalamnya akan ada berkembang usaha-usaha lain seperti usaha jasa.

“belajar dari daerah lain yang menonjolkan kepariwisataan ternyata dapat menjadi sumber income bagi masyarakat maupun pemerintah daerahnya, karena sama-sama berkomitmen membangun kepariwisataan denga maksimal, bagi camat di minta jeli dengan kondisi daerahnya masing-masing untuk dapat di kembangkan sebagai sektor wisata,” jelas Bambang.

Terhadap objek wisata di Tanah Laut sendiri cukup banyak keberadaannya, sebut saja mulai dari wisata pantai, gunung, religi serta kuliner.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook