RELIGI

Kerja 2 Minggu Bawa Pulang Rp 10 Juta

INFOTANAHLAUT.COM-Tidak sia-sia bagi Surliyani grup dari masjid Darul Istiqomah dari Kecamatan Takisung, dengan menyulap mobil pick up menjadi sebuah miniatur kapal nelayan yang di penuhi dengan cahaya lampu berwarna-warna di seluruh badan kapal, telah mampu meraih juara pertama pada festival gema takbir yang di selenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bekerjasama dengan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kementerian Agama Tanah Laut pada Selasa malam (4/6/2019).
Grup Surliyani pun berhak membawa pulang uang sebesar Rp 10.000.000 dan piala serta piagam sebagai juara pertama.
Menurutnya, anggaran yang di keluarkan dalam membentuk kapal nelayan miniatur tidak kurang dari Rp 5 juta bahkan mendekati Rp 6 juta rupiah. Sebagian dana dari swadaya masyarakat, dana pribadi dan ada sebagian di ambil dari bantuan masjid Darul Istiqomah sendiri karena mobil hias mewakili masjid tersebut.
“Tahun ini meriah dan tahun ini Alhamdulillah dapat juara pertama, dan saingan juga lumayan bagus-bagus, namun bisa mengalahkan pesaing,bahkan tim kami menuju Pelaihari sejak sore hari membawa mobil hias, jadi buka puasa bersamanya di Pelaihari,”ungkapnya.
Malam takbiran lewat konvoi menyambut datangnya hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah tahun ini cukup di bilang meriah dari tahun-tahun sebelumnya. Tercatat ada sebanyak 42 peserta yang ambil bagian mengikuti lomba mobil hias dalam malam takbiran tersebut. Sementara malam takbiran juga di ikuti mobil hias dari instansi pemerintahan namun tidak termasuk kriteria peserta lomba akan tetapi hanya bersifat penggembira malam takbiran.
Kemeriahan dari peserta lomba takbiran menampilkan beragam bentuk mobil hias, mulai dari bentuk sebuah masjid, kapal bahkan ada sebuah tengkorak manusia raksasa yang di persembahkan oleh Saka Husada Dinas Kesehatan. Tengkorak raksasa tersebut membawa pesan akan bahaya merokok, dan ada pula patung hewan padang pasir alias Onta.
Peserta lainnya juga dari jasa penyewaan berbagai persatuan sound sistem yang ada di Tala, serta di ikuti sebuah komunitas mobil Feroza Tala.
Peserta takbir di lepas oleh bupati Tala H.Sukamta yang di awali dengan pemukulan beduk dan mengibarkan bendera start di dampingi wakil bupati Tala Abdi Rahman, ketua DPRD Tala Hariyanto, Sekda, Forkopimda serta kepala SKPD.
Bupati Tala meminta kepada warga, setelah menjalani ibadah puasa satu bulan penuh sudah barang tentu sebagai intropeksi diri dan kembali untuk bersama-sama dalam satu rangkulan untuk membangun daerah.
“Perbedaan pandangan yang telah lewat kemarin dalam proses Pemilu sudah saatnya sekarang gesekan-gesekan yang ada untuk di hilangkan, dan kembali bersatu membangun bersama,”kata bupati Tala.
Konvoi pawai sendiri melewati rute di ruas kota Pelaihari dan mendapat pengawalan dari Satlantas Polres Tala.
Di antara peserta takbiran, tidak ketinggalan para Polisi Wanita (Polwan) Polres Tala pun ambil bagian. Para Polwan-Polwan tersebut menggunakan sepeda gunung lengkap dengan seragam Polwan di barisan paling belakang dari peserta konvoi.
Kurang lebih 45 menit menanti para peserta kembali ke garis finish di depan gedung Balairung Tuntung Pandang, pemenang pun di umumkan juri.
Penyerahan hadiah di serahkan bupati Tala, wakil bupati Tala, Sekda di atas panggung.
Tercatat, juara pertama dari masjid Darul Iqomah Kecamatan Takisung dengan hadiah uang Rp 10.000.000, juara kedua masjid Hilyatus Solihin dari Kecamatan Pelaihari dengan hadiah uang Rp 8.000.000, juara ketiga musolha Hijrah dari Kelurahan Pabahanan dengan hadiah uang Rp 6.000.000 dan juara ke empat masjid Darusallam dengan hadiah uang Rp 4.000.000 rupiah dari Kecamatan Pelaihari.
Panitia pelaksana festival gema takbir Akhmad Rosadi mengatakan, tahun ini memang agak beda dari tahun sebelumnya, dimana tahun sebelumnya gabung antara instansi dan masyarakat, maka tahun ini di pisah dan yang di nilai khusus seperti organisasi, majelis taklim, dan intansi cuma penggembira saja.
Penilaian yang dilakukan kepeserta yakni kalimat takbirnya asli bukan kaset atau CD, kemudian mobil yang di gunakan jenis pick up, maksimal isi personil di dalam mobil hias 12 orang, ujarnya.
sementara itu menurut Osi salah seorang warga yang menyaksikan festival gema takbir mengutarakan, faktor cuaca sedikit kurang mendukung karena gerimis, namun bisa di katakan meriah tahun ini.
“Tahun kemarin memang ada konvoi juga tapi tidak semeriah tahun ini,”ungkapnya. Tung

5
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook