KECELAKAAN

Kintap Dan Pelaihari Masih Dihantui Peredaran Narkoba

INFOTANAHLAUT.COM- Polres Tanah Laut, Selasa (3/10) bersama unsur Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Tokoh masyarakat, tokoh agama dan LSM beramai-ramai membakar 400 buutir charnophen di kantor Polres Tala. Pemusnahan barang bukti obat daftar G merupakan hasil dari operasi terpusat Antik Intan 2017.

Hasil lain yang di dapat dalam operasi Antik Intan 2017 berupa narkoba jenis sabu-sabu dengan total keseluruhan sebanyak 3,75 gram sabu-sabu (9 kasus), baik dari unit Resnarkoba Polres dan Polsek-Polsek, 400 butir obat charnophen dengan tersangkanya sebanyak 14 orang.

Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan kepada awak media mengatakan, para tersangka ada yang sebagai kurir dan ada yang pemakai.

“semua keberhasilan ini tidak lepas dari peran masyarakat yang memberikan informasi ke Polisi atas gerak-gerik yang mengarah kepada penggunaan narkoba, dan dalam pengungkap atau penggerebekan narkoba di tengah-tengah masyarakat, minimal melibatkan ketua Rt atau masyarakat untuk menyaksikan. Diakui yang sangat rawan adanya peredaran narkoba ada di wilayah Kecamatan Kintap dan Pelaihari, dan asal barang sementara dari Banjarmasin, namun ada juga jaringan di Kabupaten Tanah Bumbu,” ungkap Kapolres.

Sementara itu, kepala Kejaksaan Negeri Pelaihari Sri Tatmala,SH mengakui adanya peningkatan jumlah perkara untuk narkoba yang di tangani.

“semula hanya 38 pekara yang masuk, namun sampai bulan September bertambah drastis menjadi 58 perkara narkoba jenis sabu, dan memang di wilayah Tanah Laut hanya narkoba jenis sabu yang ada, sementara kalau narkoba jenis lain seperti ganja tidak ada di temukan,” jelas Sri Tatmala.

Di tempat yang sama, kepala Pengadilan Negeri Pelaihari M. Amrullah,SH,MH mengatakan, jika dalam putusan perkara narkoba di rasa masih belum memuaskan masyarakat, maka kami sangat terbuka untuk menerima saran, termasuk peran media juga sangat besar untuk menjelaskan kepada publik atas adanya putusan Pengadilan yang di rasa janggal.

“Pengadilan selalu memberikan penyadaran kepada terdakwa kasus narkoba, penekanan agar kepada penegak hukum, agar sanksi dan efek jera kepada terpidana bisa benar-benar sesuai,” jelas Amrullah.Tung

 

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook