PUBLIK

Kolam Renang Nasibmu Kini

INFOTANAHLAUT.COM-Mengenai siapa yang nanti mengelola kolam renang Tirta Kenanga dalam kurun waktu kurang lebih 10 bulan di tutup dan dalam penyelidikan pihak Reskrim Polres Tala, Bupati Tala H.Sukamta dengan tegas menjawab bahwa pengelolaan langsung oleh Pemkab Tanah Laut, karena nanti hasil dari kolam renang bias langsung masuk ke kas daerah.
“Khawatirnya jika di kelola pihak ketiga maka kemungkinan tidak terawat, karena pihak ketiga hanya fokus mencari keuntungan, jika kolam renang sudah bias di fungsikan, maka pihaknya akan kembali lapor ke Polres Tala khususnya jika permasalahan yang ada sudah selesai pihaknya ingin membuka kembali kolam renang untuk masyarakat luas,”kata bupati Tala.
Pemkab berkeinginan kolam renang berfungsi dulu dan pada tahun 2020 nanti akan di lengkapi fasilitas penunjang lainnya, sehingga dapat di gunakan untuk latihan atlet, TNI, Polri serta masyarakat. Pemkab pun akan melengkapinya dengan pengawasan yang cukup ketat dan sesuai SOP.
Sejalan dengan keadaan kolam renang, bupati Tanah Laut pun mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka membahas perencanaan kedepan nasib fasilitas milik Pemkab Tala tersebut, Kamis (20/12/2018).
Dalam rakor tersebut juga hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Tala Syahrian Nurdin, serta SOPD terkait, rapat tersebut bertujuan untuk membahas nasib kolam reanag yang sudah beberapa bulan di tutup. Selanjutnya Bupati Tala bersama Sekda Tala serta jajaran pun melakukan peninjauan secara langsung ke kolam renang. Usai peninjauan, di lanjutkan dengan diskusi tukar pendapat oleh semua pihak yang berhadir.
Seperti halnya yang di utarakan Sekda Tala saat ini kolam renang belum memiliki izin pengelolaan lingkungan, serta tidak memenuhi beberapa SOP yang sejatinya di wajibkan untuk kolam renang. Selain itu juga kekurangan petugas khususnya petugas yang paham betul tentang pengelolaan air kolam renang, di tambah lagi jumlah toilet yang kurang, serta tempat pembilasan yang harus di perbaiki.
“Saat ini keadaan kolam renang cukup memprihatinkan, sejak di pasangi garis polisi oleh Polres Tala pada bulan Februari 2018 lalu, petugas tidak bisa melakukan perawatan sehingga keadaan kolam yang tidak terawat membuat semak belukar tumbuh subur dan air kolam terlihat kotor,”kata Sekda.
Sementara Bupati Tala pun ingin agar semua perlengkapan administrasi di lengkapi, dan izin lingkungan juga di lengkapi. Bupati Tala juga meminta izin kepada Polres Tala agar garis polisi dapat di buka sehingga kolam renang dapat di rawat kembali, karena jika terus-terusan tidak terawat, maka kerugian akan semakin besar karena akan timbul berbagai macam kerusakan pada kolam maupun bangunan.
“nanti minta izin ke Polres Tala untuk membuka garis polisi untuk perawatan.”tutup bupati Tala.Tung

2
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook