PUBLIK

Koperasi TKBM Kipuh, Koperasi Spesifik

INFOTANAHLAUT.COM- Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Komite Pemberdayaan Umah (Kipuh) Kabupaten Tanah Laut adalah sebuah koperasi yang berbeda dengan koperasi lain, karena koperasi TKBM Kipuh lebih spesifik yakni pada bidang bongkar muat di kapal-kapal oleh para anggotanya.
Sejalan dengn itu, Koperasi TKBM Kipuh, Kamis (11/1) di salah satu aula hotel di kota Pelaihari melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun 2017.
Pelaksanaan RAT di buka oleh Rafiki Effendi kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan Tanah Laut.
Menurut Rafiki, kepada anggota koperasi untuk tidak segan-segan memberikan kritikan yang membangun dalam rangka kemajuan koperasi, maka melalui RAT inilah sebagai wadah untuk menyamakan persepsi anggota, di samping itu manfaatkan RAT untuk menyusun program kerja koperasi.
Sementara Juhdi, selaku ketua Koperasi TKBM Kipuh di kesempatan itu mengatakan, koperasi ini memang berbeda dengan layaknya koperasi pada umumnya. Salah satunya ketika ada anggotanya yang berusia 55 tahun, maka sesuai dengan UU ketenaga kerjaan harus di pensiunkan, beda dengan koperasi lain berapapun usianya tetap menjadi anggota.
“anggota koperasi TKBM Kipuh sudah pasti mengantongi sertifikat atau punya kompetensi, dan di tahun 2015 lalu sebanyak 98 persen anggota koperasi sebagai operator,” jelasnya.
Dalam RAT tersebut tambah Juhdi, sebagai bahan evaluasi kinerja pengurus dan evaluasi jalannya koperasi selama 1 tahun lewat, dan di RAT mengundang kaum ibu pekerja dengan maksud supaya tahu pekerjaan suami dan tahu berapa Sisa Hasil Usaha (SHU) nya.
Dalam RAT koperasi TKBM Kipuh turut di hadiri Hendra Saragih perwakilan Kementerian Koperasi RI, ketua Forum TKBM Regional Kalsel Syahdan Bana, Fitri Dinas Koperasi Provinsi Kalsel, ketua SPSI Tala Supardi Sacadipura, serta ketua Induk Koperasi TKBM Pusat, Sugito.
Dalam keterangan persnya, ketua Induk Koperasi TKBM Pusat Sugito menjelaskan, awal di dirikannya koperasi TKBM ini karena adanya instruksi 2 menteri yakni menteri Perhubungan dan menteri tenaga kerja, dimana dalam 1 pelabuhan sebagai objek kerja koperasi hanya ada 1 koperasi.
“diakui keberadaan koperasi selama ini masih di obok-obok oleh orang yang tidak bertanggung jawab, dimana harus ada koperasi tambahan kembali dalam satu pelabuhan, dan jelas hal itu tidak di perkenankan justru keberadaan TKBM yang ada mempertahankan atas adanya instruksi 2 menteri tersebut alias tidak ada untuk merevisinya,” jelasnya.
Koperasi TKBM Kipuh sendiri saat ini ada sebanyak 125 anggota.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook