KEJARI TALA

Laporkan Jika Ada Indikasi Pakai Narkoba

INFOTANAHLAUT.COM-Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelaihari Abdul Rahman,SH kepada sejumlah awak media,Kamis (18/7/2019)!meminta kepada warga yang mendeteksi adanya indikasi penggunaan narkoba segera laporkan kepada pihak yang berwaji, demikian ia utarakan saat di sela-sela pemunsahan barang bukti yang telah ada keputusan pengadilan di halaman kantor Kejaksaan Negeri Pelaihari.
Dalam pemusnahan barang bukti tersebut, kasus yang masih menonjol adalah narkoba. Tercatat ada 47 buah perkara, Undang-Undang Kesehatan 3 perkara, Tindak Pidana Ringan (Tipiring) 1 perkara, judi 4 perkara dan Senjata Tajam 9 perkara, arena sabung ayam dan kesemuanya merupakan kasus yang telah di putus pada Pengadilan Negeri di tahun 2018 sampai 2019.
“Narkoba masih mendominasi perkara, karena dalam setiap bulannya ada saja berkas perkaranya masuk,dan rata-rata pada usia produktif,”jelas Abdul Rahman.
Pemusnahan barang bukti turut dilkukan Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan, Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Tala, ketua Pengadilan Negeri, Kodim 1009 Pelaihari, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tala, Karutan Pelaihari, dan dari asisten bidang administrasi umum.
Barang butki berupa narkoba jenis sabu yang masih terbungkus dalam plastik klip selanjutnya di gunting dan di celupkan dalam air detergen, begitu pula obat-obatan keras dengan cara di bakar. Pemusnahan barang bukti senjata tajam bahkan ada 1 pistol rakitan di musnahkan dengan cara di potong menggunakan alat potong besi (Grinda), sementara pelurunya oleh Kasi Intel Kodim 1009 Pelaihari Kapten Infanteri Supriyanto dengan menggunakan tang dan melepas pada bagian moncong pelur.
Proses pemusnahan barang bukti turut pula di saksikan para jaksa dan pegawai lainnya di Kejaksaan Negeri Pelaihari.
Di tempat yang sama, Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan mengungkapkan, seperti halnya kebiasaan masyarakat yang suka membawa sajam, maka mulai dari sekarang harus di hilangkah budaya itu.
Jelas sekali sajam-sajam tersebut bukan untuk melukai manusia, atau bahkan mengancam nyawa orang, dengan demikian kultur masyarakat yang suka membawa sajam, sehingga kultur semacam itu sudah tidak relevan lagi, kata Kapolres.
Aroma menyengat pun tercium dari sisa pembakaran obat-obatan dalam sebuah tong sebagai tempat pembakarannya.Tung

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook

Tentang Penulis/Jurnalis

Tim Jurnalis

Tim Jurnalis

Kami akan selalu berusaha memberikan informasi yang aktual dan terpercaya kepada pembaca setia infotanahlaut.com. Semoga media ini bisa menjadi media penambah khasanah informasi khususnya dari Kabupaten Tanah Laut.