Larang Keras Lambang NU “Dipolitik” – infotanahlaut.com
POLITIK

Larang Keras Lambang NU “Dipolitik”

INFOTANAHLAUT.COM- Tiga Badan Otonom (Banom) seperti Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Tanah Laut bersama unsur Majelis Wakil Cabang (MWC) NU dengan keras melarang adanya penggunaan lambang atau atribut NU di kancah politik, khususnya di Kabupaten Tanah Laut yang tengah menghadapi Pilkada 2018.
Rabu malam (23/5) kemarin, Husni Tamrin mewakili MWC NU bersama segenap pengurus lainnya di hadapan awak media mengatakan MWC menghendaki bahwa terhadap lambang-lambang NU yang ada di Kabupaten Tanah Laut yang berkaitan dengan politik untuk tidak di pasang-pasang pada baliho ukuran kecil, sedang maupun besar.
“peringatan keras kami tujukan jika di antara dua paslon di Kabupaten Tanah Laut yang seumpama ada di temukan penggunaan lambang-lambang NU di kancah politik, maka dengan sangat meminta untuk di tiadakan, di turunkan lambang NU. Hal ini jelaslah tidak sesuai dengan AD/ART NU, karena akan menimbulkan ke khawatiran atau konflik,”tegasnya.
Di tempat yang sama di utarakan Badri selaku ketua Banom NU yang juga ketua IPNU Tala mengatakan, ada 9 MWC yang sudah melakukan tanda tangan bahkan suratnya sudah sampai ke NU provinsi Kalsel, yang isinya menolak dan melarang adanya penggunaan lambang-lambang NU di arena politik, atau di gunakan untuk kepentingan politik.
“berdasarkan larangan ketua NU Pusat Syaid Agil Sirat yang menyatakan pengurus NU dilarang menggunakan atribut NU untuk kepentingan politik. Kalau toh orangnya silahkan mau mendukung kemana saja, akan tetapi lambang NU kami melarang keras di gunakan untuk kepentingan politik,”jelasnya.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook