SENI & OLAHRAGA

Leg 1 Liga 3 Putaran Nasional Persetala Taklukan FC Kotabaru

INFOTANAHLAUT.COM- Pada Leg 1 liga 3 putaran nasional babak pendahuluan 2 antara Persetala melawan FC Kotabaru, Selasa (6/11/2018) sore di stadion Pertasi Kencana Pelaihari, main di lapangan hijau antara tuan rumah Persetala melawan FC Kotabaru.
Penonton yang doyan akan olahraga sepak bola ini sudah dari awal hadir, karena pertandingan di mulai pada pukul 16.00 wita.
Perjalanan pertandingan di babak pertama nampak biasa-biasa saja. Para pemain di kedua kesebelasan saling membaca kelemahan satu sama lain, sehingga ketika dalam melancarkan serangan-serangan agar lebih terarah.
Wasit dari kota Pasuruan, Jawa Timur Devis Alvian Fahrizal memimpin jalannya pertandingan dua tim kesebelasan satu daratan di wilayah Kalsel ini. Wasit juga di bantu oleh Pengawas Pertandingan Syahri Efendi dari kota Banjarmasin, kemudian 2 orang asinten wasit Edward Prima Sayta dari kota Jember Jawa Timur dan Geofarin Ade Riza dari Tabanan Bali, serta wasit cadangan Sunyoto dari kota Malang Jawa Timur.
Menit pertama di mulai, tempo permainan kedua kesebelasan masih terlihat bermain biasa, akan tetapi mulut gawang Persetala yang di jaga oleh Cahyadi harus ekstra siaga, begitu pun penjaga gawang dari FC Kotabaru yang di jaga oleh Andre Wijayanto pun selalu siaga, karena kadang-kadang pemain kedua kesebelasan cukup membahayakan sewaktu-waktu si kulit bundar mendekati gawang.
Perjalanan pertandingan menjelang akhir babak pertama justru terlihat mulai memuncak. Kedua kesebelasan sudah mulai panas dan berusaha untuk membobol gawang musuh. Namun di saat memuncak, wasit Devis Alvian Fahrizal meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama,dan akhir babak pertama kedua kesebelasan belum membuahkan gol masing-masing.
Memasuki babak kedua, pola permaianan mulai keras di tunjukan masing-masing kesebelasan. Kerasnya pola permainan, bahkan oleh wasit Devis Alvian Fahrizal pun harus mengeluarkan kartu merah kepada pemain nomor punggung 19 atas nama Ahmad Muhajir dari kesebelasan FC Kotabaru. Ia di nilai telah menjegal keras pemain Persetala. Sontak para penonton di podium stadion maupun di luar pagar stadion pun bersorak-sorak. Ahmad Muhajir dengan rambut panjang ini pun pasrah menerima kartu merah dari wasit. Kartu kuning juga sebelumnya di berikan kepada dua pemain FC Kotabaru.
Pertandingan kembali di lanjutkan, dan sejumlah pemain Persetala sendiri ada yang harus di tandu keluar lapangan akibat mendapat benturan keras dari pemain FC Kotabaru, namun cidera tidak terlalu parah.
Momen manis saat adanya pelanggaran oleh pemain FC Kotabaru di luar kotak finalti gawang FC Kotabaru, di momen itulah di manfaatkan anak-anak binaan Edy Porwanto selaku pelatih Persetala untuk menciptakan gol.
Pagar betis pemain FC Kotabaru rupanya bobol manakala M.Firdaus nomor punggung 19 dari Persetala di menit ke 36 yang melakukan tendangan langsung dari luar kotak finalti gawang FC Kotabaru, mampu menjebol gawang FC Kotabaru yang di jaga oleh Andre Wijayanto gagal menahan kecepatan bola dari tendangan Firdaus, maka kedudukan 1:0 pun di berikan kepada Pesetala. Tampil dengan kekuatan 10 orang pemain bagi FC Kotabaru cukup berat untuk melakukan gol balasan.
Pelatih FC Kotabaru Eddy Simon dalam keterangan persnya usai pertandingan mengatakan, bangga dengan tuan rumah dan dalam pertandingan berikutnya di Kabupaten Kotabaru dapat menjadi tolak ukur dari pertandingan kali ini di Kabupaten Tanah Laut. Diakui dengan pemain 10 orang jelas berat untuk membalas gol, karean satu pemain saja tidak ada akan sangat berpengaruh kepada pola permaian.
Saat di tanya apakah wasit sudah adil memimpin pertandingan, Eddy ia enggan berkomentar.
“Soal wasit no coment, kita sudah sama-sama melihat wasit memimpin seperti apa,”jelasnya.
Sementara itu pelatih Persetala Edy Porwanto juga dalam keterangan persnya mengatakan, yang di butuhkan kelak saat nanti berlaga di Kabupaten Kotabaru kayaknya harus di genjot pada faktor fisik yang harus prima.
“Bersyukur kepada Allah SWT dalam pertandingan ini bisa menang, awalnya memang di nilai cukup berat, pemain lawan juga sudah tahu karakter pemain Persetala,”katanya.
Laga 3 putaran nasional pendahuluan 2 juga turut di saksikan sejumlah kepala SKPD, tokoh masyarakat.
Persetala selanjutnya akan kembali pertanding pada Leg 2 Liga 3 putaran nasional pendahuluan 2 di stadion Bamega Kabupaten Kotabaru pada tanggal 13 November 2018 mendatang. Tung

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook