WISATA

Libatkan Semua SOPD Kalau Mau Maju Wisata (Bagian 2-Habis)

INFOTANAHLAUT.COM- Dari 10 Kabupaten/kota, Pemprov NTB telah membagi 3 zona strategi pembangunan yakni di bagian utara, tengah dan selatan sesuai dengan potensi masing-masing, dan Kabupaten Loteng di tetapkan sebagai zona kepariwisataan. Dari PAD Kabupaten Loteng sebesar Rp 180 milliar, 40 persenya dari sektor kepariwisataan dan hal tersebut menjadi skala prioritas penerimaan daerah selain sektor pengelolaan sumber daya alam. Bukti lain yang mendukung semakin majunya sektor kepariwisataan di Kabupaten Loteng, di tahun ini pula tengah di selesaikan pembangunan hotel bintang 5 dari investor di tepian Pulau Gili Trawangan yang berada di Kabupaten Lombok Utara, dan Kabupaten Lombok Utara sendiri masuk dalam zona kepariwisataan.
Sementara itu, sosok laki-laki cukup tua, yang datang dengan menggunakan mobil Hummer warna hitam berplat nomor Jakarta, mengenakan jas adat warna hitam plus kopiah warna putih, itulah ia kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Loteng H.Lalu Muhammad Putri. Kepada awak media ia menjelaskan, kebijakan dari bupati Loteng bahwa Loteng di tetapkan kawasan wisata, dimana semua SOPD wajib mendukung pariwisata di samping adanya Perda tata ruang atau RTRW.
Di dinas pariwisata sendiri ada Rencana Induk Pariwisata (RIP), sehingga tidak perlu keluar banyak dana karena yang membangun kepariwisataan adalah investor semantara daerah hanya menjaga keamanan, kebersihan, kenyamanan dan membina adat budaya masyarakat, sehingga ketika orang datang maka membutuhkan kenyamanan, keamanan, transportasi dan hiburan, maka hal itulah yang akan menimbulkan ekonomi masyarakat.
“intinya dukungan dan komitmen SOPD sesuai dengan peran masing-masing jika ingin majukan pariwisata, tidak harus dengan dana yang besar di dinas pariwisata, kunci lainnya yang tidak bisa di tinggal adanya pembinaan terhadap adat-adat, baik kegiatan ritual yang di kemas untuk mendukung potensi kepariwisataan,” jelas Lalu.
Ia menambahkan, ada space-space yang memang di berikan kebebesan bagi wisatawan luar, tapi bagi masyarakat lokal tetap mengedepankan adat kesopanan dan pada prinsipnya adat lokal tidak terganggu dengan budaya luar sepanjang itu pada space-space tertentu.
Sekda Tala Drs.Syahrian Nurdin usai pertemuan dengan jajaran Pemkab Loteng mengatakan, kegiatan pendukung untuk sektor kepariwisataan memang sangat luar biasa di perlukan, dalam arti kata kepariwisataan tidak akan mungkin bisa maju tanpa dukungan multi sektor, itulah yang kelak di coba di Tanah Laut.
“melihat kemajuan di kepriwisataan di Loteng ini adalah masuknya investor, Tanah Laut akan mengupayakan, apa yang bisa di jual, tawarkan, agar investor bisa mengembangkan wisata di Tanah Laut. Tahun 2018 ini anggaran kepariswiataan sebesar Rp 1,6 milliar” jelasnya.
Gili Trawangan, sebuah pulau yang menjadi tujuan andalan wisatawan mancanegara, di pulau tersebut pun di miliki Kabupaten Tanah Laut yakni Pulau Datu yang berada di Desa Tanjung Dewa. Hanya bedanya, Pulau Datu lebih kecil di bandingkan dengan Gili Trawangan, dan di Pulau Datu hanya terdapat makan wali Allah yakni Datu Pamulutan, sementara di pulau Gili Trawangan mungkin 5 kali dari Pulau Dati, namun di pulau itu bagaikan sebuah kota tengah laut yang air lautnya jernih di bagian pesisir.
Di pulau itulah, menjadi sebuah pulau yang mendunia. Wisatawan mancanegara dapat di jumpai di pulau itu. Jauh-jauh mereka datang ke provinsi Lombok dengan membawa mata uang dollar hanya untuk berjemur dan mandi di air laut yang begitu jernih.
Keberadaan Pulau Gili Trawangan pun imbasnya dapat menumbuh kembangkan ekonomi masyarakat yakni dengan membuka usaha jasa penyeberangan. Imbas lainnya, bagi masyarakat yang memiliki pemodal besar maka jasa penyeberangan pun menggunakan kapal speed boat ukuran besar.
Sekali melakukan penyeberangan dari daratan Kabupaten Lombok Utara ke Gili Trawangan membutuhkan waktu kurang lebih 25 menit, dan tarif untuk satu orang sebesar Rp 120.000 itu untuk jenis kapal penyeberangan slow boat bermesin satu, sementara yang menggunakan speed boat lebih mahal lagi tarifnya.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook