PERISTIWA

LSM Kaki Pertanyakan Ijin Dan Retribusi Galian C

INFOTANAHLAUT.COM-Kamis pagi (11/10/2018) kantor bupati Tanah Laut kedatangan sekitar 20 orang berseragam kaos warna biru abu-abu yang tergabung dalam LSM Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) dari Banjarmasin.
Kedatangan mereka dalam aksi damai mempertanyakan soal adanya galian C (batu gunung) di Kabupten Tanah Laut, apakah sudah mengantongi ijin, bagaimana retribusinya dan di duga kegiatan pertambangan galian C tersebut masuk dalam kawasan hutan.
Aparat keamanan dari Polres Tala dan beberapa orang dari Kodim 1009 Pelaihari pun sudah siaga sejak pagi hari di kantor bupati Tala sebelum LSM Kaki ini melakukan aksi damainya,
Ahmad Husaini, selaku juru bicara aksi pun di terima oleh Zainal staf ahli bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan (Ekobangkeu) Setda Tala di halaman kantor bupati.
Maksud dan tujuan LSM Kaki selanjutnya di akomodir, dan dilakukan pertemuan di ruang tunggu vip kantor bupati bersama jajaran SKPD lain seperti kepala Badan Pendapatan Daerah (BPD), kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) bersama beberapa orang dan juru bicara aksi damai Ahmad Husaini.
Menurut Zainal staf ahli bidang Ekobangkeu, masalah pertambangan di Kabupaten Tanah Laut sekarang ini sepenuhnya kewenangan berada di Pemprov Kalsel sejak peralihan dan perubahan Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) dan Pemkab Tanah Laut sejauh ini belum ada mendapat kewenangan dari Dinas Pertambangan dan Energy Provinsi Kalsel, apakah itu menyangkut pengawasannya maupun perijinannya.
Jadi menyangkut perijinan, retribusi dan apakah itu masuk dalam kawasan hutan, pihak Kabupaten Tanah Laut tidak ada lagi kewenangan menanginya. Galian C iitu beragam bisa galian pasir, tanah latrit. Namun yang di amati selama ini yang menyangkut ijin lingkungan masih di Kabupaten Tanah Laut. Untuk berapa jumlah tambang galian C diakui belum dilakukan pendataan baik legal maupun illegal, yang mati ijin usahanya atau yang tidak memperpanjang lagi, nanti akan di laporkan setelah melakukan investigasi. Satu sisi juga Pemkab Tanah Laut turut di rugikan karena tidak bisa mengambil retribusinya lantaran tidak punya ijin usaha, kata Zainal.
“setahu kami hanya ada 2 sampai 3 penambang galian C saja yang masih beroperasi di Tanah Laut, dan memang ada pertemuan di Kementerian ESDM bahwa kawasan hutan tidak di peruntukan untuk galian C,”kata Zainal pula.
Terhadap penambang galian C pun ada yang tidak bisa di perpanjang ijin usahanya dengan alasan lahan tidak memenuhi syarat salah satunya minimal lahan 5 hektar tersedia sementara mereka hanya punya 2 hektar, disamping juga tidak sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), namun demikian dari hasil aksi damai yang tuntutannya demikian akan di komunikasikan ke Dinas Pertambangan dan Energy Provinsi Kalsel, imbuh Zainal pula.
Pertemuan di ruang vip kantor bupati Tala berlangsung selama kurang lebih 30 menit.
Usai pertemuan, juru bicara aksi Ahmad Husaini mengatakan, untuk galian C di Kabupaten Tanah Laut ini ada terindikasi pertama tidak punya ijin, ijin yang mati, dan merambah kawasan hutan. Sampai dengan sekarang pihak Pemkab Tanah Laut tidak pernah melakukan pengurusan perijinan, tentunya dengan tidak ada ijin marak adanya Pungutan Liar (Pungli), atau berpotensi mengarah ke tindakan korupsi.
“karena itulah baik eksploitasi maupun ekplorasi ada tata kelolanya untuk pertambangan agar menjadi lebih baik, oleh karenanya dilakukan aksi damai ini yang tujuannya agar Pemkab Tanah Laut bersinergitas dengan Pemprov Kalsel,” jelas Husaini.
Ia menambahkan, sesusai dengan Undang-Undang sektor galian C ini, ijinnya ada di Pemprov Kalsel namun retribusinya ada di Pemkab Tala. Semoga aksi damai ini dan menjadi harapan pihak Pemkab Tala dapat mendorong, mengevaluasi ke pengusaha galian C yang terindikasi tidak memiliki ijin agar melakukan pengurusan ijinnya ke Pemprov Kalsel.
Aksi damai pun berjalan dengan aman dan lancar setelah juru bicaranya selesai melakukan pertemuan dengan jajaran terkait di Pemerintahan Kabupaten Tanah Laut.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook