SENI & OLAHRAGA

MD Saraba Takang 4, “Go, Or Go Back”

INFOTANAHLAUT.COM- Ribuan rider yang doyan dengan jalur menantan di alam, Sabtu (9/12) kemarin kembali di tantang untuk bisa menaklukan ganasnya alam di Kabupaten Tanah Laut.

Nyali para rider dari berbagai daerah yang di uji tersebut, terbalut dalam kegiatan “Saraba Takang 4” persembahan Miring Dikit (MD) Tala komunitas motor trail di bawan binaan langsung bupati Tala Bambang Alamsyah.

Seperti mana biasa, dua jalur yang di siapkan oleh para penerobos alam dari tim MD Tala kali ini terbilang jalur baru yang sangat ektrem, hingga tak ayal saat jalur tersebut sejatinya di lindas roda-roda rimba motor trail pun, pada tidak mampu untuk melintasinya.

Berat dan beratnya medan bagi rider di MD Tala Saraba Takang 4 ini patut di acungi jempol. Tim evakuasi pun harus kerja keras melakukan tugasnya untuk menyelamatkan rider yang terjebak dalam sebuah track berlumpur dan, termasuk tim dari para rider sendiri.

Bupati Tala sebelum melepas para rider di kawasan rumah sakit yang saat ini sedang di bangun atau di kawasan Pelaihari City, Kelurahan Sarang Halang mengatakan, untuk yang kesekian kalinya bertemu dengan para rider dari berbagai daerah ini, yang utama bertemu harus membawa kesan keketika nanti pulang kerumah, khususnya tentang jalur yang di siapkan.

“sebelum siap bertarung di alam, fit kan kondisi fisik, minum jamu agar dapat menaklukan alam,” kata Bambang.

Dalam gelaran itu, panitia pelaksana harus memberangkatkan 3 trif peserta mengingat jumlahnya yang begitu membludak. Dan pada kegiatan, cuaca saat itu di selimuti mendung yang cukup tebal, al hasil di saat bupati Tala Bambang Alamsyah dan Kabag Ops Polres Tala Kompol Fauzan Arianto melepas peserta, hujan pun dengan derasnya turun.

Sandi, salah seorang rider asal Sungai Danau Kabupaten Tanah Bumbu mengatakan, melihat pada jalur MD di seri 4 ini, benar-benar beda banget, jalur yang bisa di bilang baru dan memang gila.

“ada sebuah jalur yang berada di kawasan perkebunan kelapa sawit, semula mungkin sebelum hujan turun bisa di lintasi, namun saat hujan turun, alamak bagaikan menyeberangi sebuah sungai yang besar, dis situlah banyak yang harus membuat para rider berpikir, go or go back, karena di butuhkan sebuah motor yang harus siap melintasi air dengan ketinggian nyaris 1 meter, belum lagi kondisi lumpurnya,” jelasnya.

Di kesempatan itu juga sekaligus di lakukan lounchig sepeda motor jenis trail CRS yang baru di keluarkan oleh Honda.

Panitia lomba Saraba Takang 4 ini menyediakan 20 unit hadiah sepeda motor matic sebagai hadiahnya berikut hadiah hiburan lainnya. Pembagian hadiah dilakukan pada malam hari di barengi dengan panggung hiburan musik Dj dari kota Bandung, berikut artis dangdut dari kota Surabaya.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook