SOSIAL

Membaur Bersama Bagikan Masker

INFOTANAHLAUT.COM-Kebakaran lahan yang melanda di beberapa kecamatan di Kabupaten Tanah Laut, membawa dampak munculnya kabut asap.
Kebakaran lahan yang paling banyak terjadi yakni di Kecamatan Bati-Bati, dan kini kabut asap sudah mulai terasa di wilayah Bati-Bati khususnya di daerah Desa Pandahan.
Sebagai daerah perbatasan dengan Kabupaten Banjar, Desa Pandahan merupakan hamparan lahan gambut atau lahan yang rata-rata di tumbuhi tanaman Bondong, sehingga pada musim-musim kemarau saat sekarang bondong-bondong yang mengering itu sangat mudah terbakar.
Efek kebakaran lahan jelaslah membawa asap yang bisa menganggu kesehatan, utamanya saluran pernapasan.
Melihat pada gejala tersebit, organisasi kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Tanah Laut pun segera ambil tindakan antisipasi pencegahan serangan gangguan pernapasan.
Sabtu (7/9) pagi, PMI Tala bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tala dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang kebetulan juga melakukan hal yang sama membagikan masker di daerah perbatasan Tala dan Banjarbaru, tepatnya di Desa Pandahan.
Kepala Markasi PMI Tala Ahmad Zahid mengatakan, melihat kondisi pasca kebakaran lahan, PMI Tanah Laut membagikan 650 masker untuk pengguna jalan khususnya untuk anak-anak sekolah, dengan tujuan untuk mengurangi terserang resiko penyakit yang di sebabkan oleh kabut asap khusunya Inpeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Aksi mereka mendapat apresiasi dari para pengguna jalan yang dengan senang hati pula mengambil masker-masker yang di bagikan.
Aroma sisa terbakarnya bondong-bondong pun masih sangat tercium, namun tidak mengurangi aksi pembagian masker hingga sampai habis total.
Sementara itu, Alfian Taurus Kepala Desa Pandahan mengungkapkan, kabut asap yang mulai muncul sedikit mengganggu aktivitas warga, dan yang di khawatirkan kepada anak-anak sekolah saat jam pelajaran di kelas, asap pun masuk ruangan kelas.
Ia menghimbau kepada pemilik lahan untuk tidak dengan cara di bakar ketika ingin melakukan perawatan lahan, walau di Desa Pandahan sendiri memiliki pemadam dari warga yang bersifat fotrable, tutup Alfian.Tung

3
150%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook