PEMERINTAHAN

Mutasi Akbar 701 ASN, Jabatan Top Sekda Pun Ikut Termutasi

Selasa (3/1) di halaman stadion Pertasi Kencana Pelaihari yang sebelumnya di guyur hujan selama kurang lebih 10 menit dan cuaca kembali cerah dilakukan pengambilan sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi dan pejabat administrasi di lingkup Pemkab Tanah Laut kepada 701 orang Aparatur Sipil Negara (ASN), mereka terdiri dari jabatan pimpinan tinggi pratama untuk sebutan eselon II, pejabat administrator atau eselon III dan pejabat pengawas atau eselon IV.

Dalam mutasi besar-besaran ini, cukup di rasa melelahkan bagi pembaca Surat Keputusan (SK) yang satu per satu harus menyebutkan nama berikut jabatan lama maupun jabatan baru sebanyak 701 buah tersebut, dan di hitung-hitung selama kurun waktu 2 jam sang pembaca SK dari bagian protokol Setda secara bergantian membacakan SK.

Dalam mutasi dan pelantikan tersebut, Drs.H.Abdullah yang sebelumnya menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai jabatan top di jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) pun terkena mutasi. Abdullah di mutasi mendapat kepercayaan menjabat kepala Perpustakaan dan Arsip Dokumen Daerah (Pustardok) menggantikan Nur Tumai Irian Bari yang bergeser ke kepala bagian umum dan keuangan di Sekretariat Daerah (Setda). Sementara waktu jabatan Sekda pun berstatus Plt yang di jabat Syahrian Nurdin yang menjabat asisten bidang pemerintahan.

Sementara itu pada posisi Camat ada tiga kecamatan yang bergeser, dan pejabat terdahulunya tidak lagi menjadi camat, yakni camat Bati-Bati, Pelaihari dan Kintap.

Ada SKPD yang pucuk pimpinannya kosong dan sementara waktu di isi pejabat dengan status Pelaksana Tugas atau Plt, yakni Dinas Pendidikan, Pekerjaan Umum, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sosial, Dinas Perhubungan, Dinas Koperindag, serta Sekretaris Dewan (Sekwan).

Pada jabatan Camat Kintap juga masih berstatus Plt sama halnya dengan Lurah Sarang Halang yang juga Plt.

Bupati Tanah Laut Bambang Alamsyah yang melakukan pelantikan ini menekankan, bahwa kembali kepada sumpah jabatan, sepulang dari kegiatan ini langsung ke kantor untuk menyusun program, termasuk jabatan Plt pun tidak ada alasan.

“saya bersama wakil bupati yang akan mengontrol, karena di bulan Januari ini segera di siapkan, agar program pembangunan bisa di mulai Januari ini,” kata Bambang.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawain Daerah (BKD) Tala Husein Irianta dalam keterangan persnya usai kegiatan mengatakan, untuk jabatan Sekda yang kosong ini, kami segera melakukan proses definitife melalui jalur seleksi jabatan yang tentunya dilakukan oleh panitia seleksi (Pansel) yang sudah di bentuk, dengan anggota sebanyak 5 orang terdiri dari unsur eksekutif, perguruan tinggi dan tokoh masyarakat.

“termasuk pula dengan jabatan tinggi yang lainnya yang masih Plt sebanyak 5 SKPD tersebut juga sama di berlakukan melalui seleksi jabatan dalam waktu dekat, diakui karena memang prosesnya agak panjang, dan sebelumnya di umumkan terlebih dahulu jabatan tinggi tersebut, dan di pengumuman juga mencantumkan syarat-syarat tertentu yang harus di penuhi oleh calon.

Husein menambahkan, setiap pejabat yang mendaftar hanya boleh mendaftar satu jabatan, kendati ada 5 jabatan yang kosong, maka harus mendaftar satu jabatan saja, dan apakah cukup di lingkup ASN di Tala ataukah di buka sampai se Kalsel untuk jabatan pimpinan tinggi yang kosong itu masih akan di bahas.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook