PUBLIK

Naik MI-8 Buatan Rusia Bersama-Sama

INFOTANAHLAUT.COM- Ada kesempatan bagi bupati Tala Bambang Alamsyah dengan beberapa pejabatnya, termasuk Kasdim Kodim 1009 Mayor Infanteri Israt Karim, Inspektur Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Bintang Susmanto terbang di atas Bumi Tuntung Pandang, dengan menggunakan Helikopter MI-8 buatan Rusia yang kerap di gunakan untuk pemadaman api dari udara (water booming), Senin (25/9) sore.
Sang pilot heli kebangsaan asing itu pun menganggkut pejabat daerah keliling, hingga sampai kewilayah Kecamatan Bati-Bati yang menjadi titik api (hot spot) kebakaran lahan.
Sebelum menaiki heli, pejabat BNPB di jamu bupati Tala di kantornya.
Dalam cuaca yang mendung dan di sertai hujan, kapasitas heli buatan Rusia dengan penumpang sebanyak 20 orang itu pun tetap gagah naik ke udara saat take off dari stadion Pertasi Kencana Pelaihari maupun saat mendarat.
Keberadaan heli yang datang ke Kabupaten Tanah Laut itu pun merupakan rangkaian kunjungan pejabat BNPB dalam rangka melakukan pengecekan untuk kesiapan Kabupaten Tanah Laut jika terjadi Karhutla di halaman Stadion Pertasi Kencana
Sejumlah anggota Pemadam Kebakaran dari berbagai kesatuan berikut dengan armada damkarnya, baik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tala, swasta, dan pemadam perusahaan pun memanfaatkan mendaratnya heli untuk berselfi, serta mengabadikan heli saat lepas landas dengan kamera handphone.
Pemantauan udara yang dilakukan melihat langsung kondisi hot spot yang berada di beberapa wilayah, baik di Kecamatan Bati-Bati maupun Kecamatan Tambang Ulang, terang asisten bidang ekobang kesra Noor Hidayat yang ikut dalam penerbangan itu menuturkan usai mendarat.
“tidak terlalu goyang dan tidak jauh bedanya seperti naik mobil, hanya saja sedikit terayun-ayun,” ungkapnya.
Sementara itu, inspektur utama BNPB Tala Bintang Susmanto mengatakan, memang saat ini tidak ada di temukan hot spot karena terbantu hujan, namun demikian menjadi harapan kepada BPBD Tala dan unit damkar lainnya untuk selalu ready, dan bersyukur karena BPBD maupun damkar swasta serta perusahaan saling koordinasi dalam menganggulangi Karhutla, katanya.
Usai membawa pejabat BNPB, bupati dan pejabat lainnya, heli pun harus kembali parkir di bandara udara Syamsudin Noor Banjarbaru, karena memang heli tersebut di siagakan untuk kebutuhan Karhutla di Kalsel.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook