KECELAKAAN

Ngantuk, Inilah Akibatnya

INFOTANAHLAUT.COM-Bagi anda yang mengantuk jangan paksakan diri untuk menyetir mobil, karena akibat mengantuk akan fatal jadinya saat berada di jalan raya. Inilah contohnya, Minibus Toyota Calya warna putih nomor polisi DA7261 CB, dan minibus Suzuki Ertiga warna hitam nomor polisi B 1753 KQK, serta Mitsubishi Strada warna putih nomor polisi DA 9673 CI terlibat dalam kecelakaan beruntun di jalan A Yani km 47 Desa Pulau Sari Kecamatan Tambang Ulang, Sabtu (20/5) tadi sekitar pukul 16.00 wita.
Akibat kecelakaan beruntun ini pun, salah seorang meninggal dunia di dalam perjalanan saat hendak di bawa ke rumah sakit H Boejasin Pelaihari.
Informasi yang di himpun di lokasi kejadian menyebutkan, di duga mobil minibus putih yang ke kemudikan Subli (53) warga jalan Pangeran 101 Rt 1 Kuin Utara Banjarmasin meluncur dari arah Pelaihari menuju Banjarmasin, namun di duga ia mengantuk, sehingga mobil hilang kendali dan mengarah ke tengah jalan. Di saat itu dari arah depan munculah minibus Ertiga warna hitam, dan dalam kecepatan sama-sama tinggi keduanya pun mengalami benturan keras di bagian depan. Minibus Ertiga sendiri juga mendapat benturan keras dari bagian belakangnya, yakni Mitsubihshi Starada yang di kemudikan Anggi Arman (21) warga jalan Suyoyo S gang Serumpun Banjarmasin.
Akibat benturan yang cukup keras, membuat warga sekitar pun tumpah ruah turun ke jalan untuk memberikan pertolongan. Namun sayang nasib Fathul Janah (50) warga jalan Pangeran nomor 101 Kelurahan Pangeran Kecamatan Banjarmasin Utara meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Menurut Harun dilokasi kejadian menuturkan, saat itu ia memang sedang duduk-duduk di sebuah warung minum di pinggir jalan.
“tidak ada terdengar suara rem ban, tida-tiba terdengar suara benturan begitu keras,”ucapnya.
Kedua mobil minibus itu pun rusak berat di bagian mesin, hingga pada akhirnya oli mesin pun tumpah ke jalan raya dari minibus Ertiga. Nampak pula pengamanan untuk sopir dan penumpang di depan yakni Airbag terbuka. Sementara yang mengalami rusak ringan hanya pada mobil Mitsubishi Strada yang hanya bagian bemper depan yang penyok terkena pantat minibus Ertiga.
Warga pun menutupi sisa tumpahan oli mesin dengan menggunakan pasir, dengan maksud jalan tidak licin dan malah akan membahayakan kendaraan lainnya yang melintasi jalan itu.
Korban lainnya yang mengalami luka ringan yakni Drs.M.Morsalin (49) warga jalan Sutoyo S komplek Arrahman nomor 17 Banjarmasin, Maria Ulfah (36) warga jalan A Yani Km 5,7 komplek Banjar Indah Permai II nomor 46 Rt 2 Kecamatan Banjarmasin Selatan, dan Subli sang sopir minibus Calya warna putih.
Kecekalaan beruntun ini di taksir mengalami kerugian sebesar Rp 50 juta rupiah, dan kini telah di tangani pihak Satlantas Polres Tanah Laut.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook