TOKOH

Orang Pelaihari Menjabat Kapolsek

INFOTANAHLAUT.COM- Mutasi di jajaran Polres Tanah Laut, Rabu (18/10) di gedung Satya Brata Polres Tala, oleh Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan yang melakukan prosesi serah terima jabatan (Sertijab) kepada ketiga Kapolsek tersebut, berlangsung dan terjadi pergantian serta pergeseran jabatan Kapolsek yakni Kapolsek Bati-Bati, Tambang Ulang dan Jorong.

Jabatan Kapolsek Jorong yang semula di jabat AKP Budi Prasetyo,SH,Sik ia hijrah sebagai Kanit 1 Silidik Subditgakkum Ditpolair Polda Kalsel, dan di gantikan oleh Iptu Matnur. Iptu Matnur pun balik kanan ke Kabupaten Tanah Laut saat mutasi beberapa waktu lalu sebagai Panit 2 Unit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel, karena ia sendiri pernah menjabat sebagai Kapolsek Pelaihari kota.

Perwira lainnya Kapolsek Bati-Bati yang di jabat Iptu M. Rizky Fernandez, ia harus hijrah ke wilayah Hulu Sungai Selatan (HSS) sebagai Kapolsek Sungai Raya, dan Rizky di gantikan oleh Iptu Sufian Noor mantan Kapolsek Tambang Ulang yang hanya bergeser kurang lebih 2 kilometer dari kantor Polsek Tambang Ulang ke kantor Polsek Bati-Bati sebagai Kapolseknya.

Selanjutnya pengisian jabatan Kapolsek Tambang Ulang, merupakan orang yang belum lama bergabung di jajaran Polres Tala pada unit Reskrim era Kasat Reskrim Akp Ade Papa Rihi yang pindah sebagai Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, yakni Iptu Syarwanie Pasha,SH karena sebelumnya lama bertugas di kota Marabahan, Kabupaten Barito Kuala.

Setelah bergabung di jajaran Polres Tala, Iptu Syarwanie yang usianya masih di bilang muda ini pun menempati jabatan sebagai Kanitidik 2 Satreskrim di bawah komando Kasat Reskrim AKP Alfian Tri Permadi, dan kini karier pekerjaan Iptu Syarwanie yang merupakan asli orang dari Pelaihari dan tinggal di Sarang Halang, Kelurahan Sarang Halang dengan fisik tinggi badan cukup ideal dan gemuk yang sedang ini plus gemar bersepeda, kini mendapat jabatan dan amanah sebagai Kapolsek Tambang Ulang.

Iptu Syarwanie jebolan SMA Negeri Pelaihari tahun 1996 ini pun tidak terbayang kalau dirinya dulu bisa menjadi seorang anggota Polisi. Sejak awal lulus sekolah, ia pun mendaftarkan diri untuk ikut masuk UMPTN di Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin kala itu dan memilih jurusan Hukum.

Namun, suami dari Mamik Widayanti serta bapak dari Muhammad Syahrizal Nur Maulana dan Zahra Amira Pasha niat untuk menjadi seorang ahli hukum pun belum bisa di raih, selanjutnya mencoba mendaftarkan diri sebagai anggota Polisi kala itu di Banjarmasin.

Kandas menjadi ahli hukum tidak membuatnya tidak surut semangat, dan lebih mungkin garisan hidupnya sebagai anggota Polisi hingga akhir hayat. Soal ilmu hukum yang menjadi impiannya pun bisa di lakukan dengan ikut perkuliahan bidang hukum di perguruan tinggi swasta di kota Banjarmasin dengan perkuliahan Sabtu dan Minggu.

“selamat bertugas bagi yang mendapat kepercayaan memegang jabatan, dan kedepankan profesionalisme kerja, hindari konflik internal di jajaran, dan yang utama bisa membawa manfaat bagi masyarakat,”ucap Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan saat dalam arahannya di mutasi perwira tersebut.

Pada prosesi sertijab tersebut juga turut di hadiri perwira di jajaran Polres lainnya serta para Kapolsek-Kapolsek lainnya.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook