SOSIAL

Orang Tua Leukimia Kirim Surat Kesejumlah Pejabat

INFOTANAHLAUT.COM- Suparyoto (50) warga Desa Batu Mulya Rt 1/4 Kecamatan Panyipatan orang tua dari Cantika Alaina Maharani (13) yang menderita acute mieloblastic leukimia (AML) atau kanker darah,kini anak nomor 2 Suparyoto tengah terbaring di rumah sakit Idaman Banjarbaru di ruang Onkologi Merak lantai 3 khusus pasien kemoterapi dan sudah 3 pekan lamanya Cantika di rawat.
Lantaran kekurangan dana selama proses pendampingan perawatan,Suparyoto harus rela turun ke jalan menggalang dana sendiri dengan menggunakan bekas kardus air mineral berikut foto anaknya yang di rawat dan dan sebuah boneka ia pasang di kardus tersebut.
Aksi menggalang dana sendiri ini ia lakukan di persimpangan lampu merah kantor bupati Tala Senin (30/07/2018) kemarin. Sejatinya ia akan kembali menggalang dana sendiri,namun niat itu ia urungkan karena dari berbagai saran yang ia dapatkan lebih baik mengajukan surat ke pejabat daerah dalam hal permohonan dana . Hal itupun ia lakukan dan suray ke Dinas Sosial,Dinas Kesehatan,Ketua DPRD Tala,dan Sekda ia kirimkan.
Selasa (31/07/2018) Suparyono mengatakan,memang untuk anaknya yang sakit memiliki BPJS Mandiri yang iurannya sebesar Rp 206.000 per bulan.
Suparyono sendiri bekerja sebagai penjaga dan sekaligus petugas kebersihan dengan status tenaga honorer di SMA Negeri 1 Panyipatan. Gajihnya pun di bayarkan 3 bulan sekali.
Ia menceritakan pula,menurut dokter pengobatan harus dilakukan secara kontinyu karena kanker darah sudah pada stadium 2. Sejak umur 8 tahun atau kelas 2 SD anaknya menderita leukimia tersebut. Yang namanya tranfusi darah sudah dilakukan dan suspectnya (Gejala) mengarah ke leukimia saat pengobatan di rumah sakit Idaman Banjarbaru.
“Sebelum ke rumah sakit Idaman,langkah pengobatan ke Puskesmas di desa pernah dilakukan,termasuk pengobatan alternatif di salah satu perguruan silat sampai merasakan kepala dan nangis-nangis terus. Di bawa lagi ke Puskesmas malah tambah drop,kemudian di bawa ke rumah sakit H.Boejasn Pelaihari selama seminggu namun tidak ada perubahan dan di rujuklah ke rumah sakit Ulin Banjarmasin selama 4 minggu. Akhirnya di putuskan pulang,itupun harus rutin setiap bulan transfusi darah,namun tidak ada perubahan,maka di bawalah ke rumah sakit Idaman Banjarbaru,”beber Suparyono.
Ia menambahkan,kalau yang di rasakan anaknya adalah saat susah makan,menulis juga terasa sakit di jari-jari tangan manakala molor pengobatan di rumah sakit.
Kini Cantika tengah di tunggu oleh Rosila sang ibu kandungnya di rumah sakit Idaman Banjarbaru. Sememtara kakak kandungnya yakni Amelia Artha Rahayu masih duduk kelas 3 di SMAN 1 Panyipatan.
Perjuangan sang ayah demi buah hatinya akan terus ia lakukan selama pendampingan perawatan. Bagi siapa saja yang ingin sedikit meringankan beban Suparyono, bisa menyalurkan bantuan dana ke nomor rekening 007.03.01.29731.2 atas nama Suparyono bank Kalsel cabang Pelaihari.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
3
100%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook