RELIGI

Orientasi Dulu Sebelum Ajang MTQ Di Kecamatan Kurau

INFOTANAHLAUT.COM- Sebelum ajang MTQ ke 41 tingkat Kabupaten Tanah Laut yang akan di langsungkan di Kecamatan Kurau pekan ini,sebanyak 75 orang yang terdiri dari dewan hakim dan juri mengikuti orientasi dan sekaligus dilakukan pelantikan hakim dan dewan juri,Selasa (10/07/2018) di gedung Sarantang Saruntung Pelaihari.
Dari ke 75 peserta orientasi tersebut terang H.Zairin Fanzani,S.Ag selaku kepala seksi Bimas Islam pada kantor Kementerian Agama Tala mengatakan mereka terdiri dari 3 orang pengawas, koordinator dan sekretaris koordinator majelis hakim dan dewan juri,37 orang majelis hakim,24 orang dewan juri serta 11 orang sekretaris/panitera bidang lomba.
Sementara itu ketua LPTQ Tala Drs.Syahrian Nurdin di kesempatan itu mengatakan,perhelatan MTQ sudah memasuki beberapa tahapan,yakni orientasi salah satunya dan pelantikan dewan hakim.
“Dewan hakim merupakan tugas dan peran yang penting,berharap dapat bertindak ambil keputusan sebaik-baiknya. Orientasi hakim dapat menambah wawasan ilmu dalam mensukseskan MTQ ke 41 di Kecamatan Kurau,”kata Syahrian.
Ia menambahkan,lomba melaksanakan ibadah karena yang di lombakan ayat-ayat suci al quran,maka di butuhkan kejujuran,tidak ada muatan kepentingan dalam penilaian,maka akan memunculkan qori dan qoriah yang akan menghantarkan ke tingkat provinsi Kalsel. Keseriusan dan kebersamanan sangat di harapkan, membagi waktu dan memberikan kesempatan yang baik,bahkan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.
Orientasi dan pelantikan dewan hakim dilakukan Wakil bupati Tala H.Sukamta. Namun sebelumnya wakil bupati mengatakan,proses penjurian adalah setahun sekali,jadi perlu ada refresh supaya tidak lupa. Orientasi barangkali ada aturan baru yang bisa di pakai,sehingga di dalam MTQ dapat menghasillkan qori dan qoriah yang handal. Belajar dari MTQ yang sudah di ikuti tingkat provinsi,karena kemarin memang tidak mengecewakan cuma belum menggembirakan.
“Ini adalah kerja kolektif,dan yang sudah di amanahi,mengusahakan tahun depan di anggarkan agar hakim serta juri punya seragam karena tahun ini masih terbatas anggaran,”kata Sukamta.
Sukamta menambahkan,beberapa kali keliling kampung bakat-bakat sangat ada di kampung itu,perlu kesabaran dalam melahirkan pemaian baru,kadang ada rasa tidak sabar itulah yang akan menghambat, proses pembibitan harus dilakukan secara bertahap karena potensi sudah ada.Dan yang paling utama qori dan qoriah adalah asli orang Tanah Laut atau bukan sewaan. MTQ adalah cerminan hidup yang betul-betul dari Alquran,jauh lebih penting bagamana al qur’an jadi pedomam dan jadi petunjuk hidup manusia.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook