PEMKAB TALA

Paman Birin Dan Sukamta Sepakat Bahas Eks Lahan Tambang

INFOTANAHLAUT.COM-Setelah lesunya dunia pertambangan batu bara di Kabupaten Tanah Laut, maka bagaimana terhadap lahan-lahan yang telah di koyak oleh alat-alat berat, apakah di biarkan begitu saja atau dilakukan reklamasi oleh penambangnya. Barangkali sangat jarang dilakukan reklamasi, apalagi oleh penambang tanpa ijin atau Peti. Yang hanya dilakukan reklamasi hanya bagi mereka yang mempunyai ijin atau pertambangan sekelas PKB2B.
Ada hal yang menjadi pemikiran oleh bupati Tala H.Sukamta terhadap lahan-lahamn eks tambang batu barat,s alah satunya lahan eks PT.Arutmin Indonesia Site Kintap.
Lahan seluas 200 hektar yang semula menjadi lahan pertambangan batubara, kini lahan itu kedepannya akan di jadikan sebuah kandang sapi raksasa, hingga mampu memuat sapi sebanyak kurang lebih 500 ekor.
Ide pemanfaatan lahan eks tambang batubara itu pun mendapat dukungan dari Gubernur Kalsel H.Sahbirin Noor.
Hal ini terungkap Selasa, (2/7/2019) kemarin saat gubernur Kalsel melakukan kunjungan ke Kabupaten Tanah Laut dalam sebuah halal bi halal bersama para kades, kepala dusun, ketua Rt, Lurah, Camat dan kepala SKPD di gedung Balairung Tuntung Pandang.
Sinergi dengan wacana bupati Tala H. Sukamta yang melirik lahan eks tambang PT.Arutmin untuk pengembangan ternak sapi, maka oleh gubernur meminta Pemkab Tala memulainya.
Bupati Tala H. Sukamta usai halal bi halal di dampingi wakil bupati Tala Abdi Rahman dan bersama gubernur Kalsel dalam keterangan persnya mengatakan, lahan tambang setelah pasca penambangan di serahkan ke negara, Pemkab Tala meminta untuk tidak di serahkan ke negara, akan tetapi serahkan ke Pemkab Tala saja. Dengan harapan bisa di berdayakan salah satunya bisa di jadikan kandang sapi yang di kelola oleh Pemkab, dan masyarakat bisa ikut memelihara sapinya di wilayah tersebut.
Lebih lanjut Sukamta mengutarakan, saat ini tengah di garap Pilot Project dengan PT. Arutmin Indonesia Site Kintap seluas 200 hektar dan lahan seluas itu mampu menampung sapi 500 ekor, supaya nanti pasca tambang masyarakat masih punya nilai ekonomis atas wilayah itu, maka dari itulah hal ini di sampaikan ke gubernur Kalsel.
“Ini menjadi percontohan apabila sukses, dan nantinya Pemprov Kalsel bisa membuat Peraturan Daerah (Perda) bahwa pasca tambang se Kalsel dapat di kenakan untuk pengembangan ternak sapi, dan efeknya Kalsel akan menjadi pusatnya sapi nasional,” jelas Sukamta.
Atas kondisi demikian, Gubernur Kalsel H.Sahbirin pun sangat sependapat dengan ide tersebut karena hal ini kata gubernur adalah mentranformasi sumber daya alam terbaru ke sumber daya alam terbarukan termasuk ternak sapi. Gubernur pun menilai hal ini baru kali pertama di Kalsel dan Kabupaten Tanah Laut yang memulainya.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook