PUBLIK

Panen Perdana Jagung Bersama Danrem 101 Antasari

INFOTANAHLAUT.COM- Di lahan demplot tanaman jagung milik Kodim 1009 Pelaihari Desa Ambungan Kecamatan Pelaihari atau berada dekat gunung Kayangan seluas 1,7 hektar, Selasa (13/2), lahan yang telah tertanam tanaman jagung dan telah menguning buahnya itu dilakukan panen perdana, dan dalam panen perdana tersebut langsung buah jagungnya di petik oleh Danrem 101 Antasari Kolonel Infanteri Yudianto Putra Jaya,SE,MM.
Dalam panen perdana jagung di lahan demplot Kodim 1009 Pelaihari, Danrem 101 Antasari juga bersama wakil bupati Tala H.Sukamta, Ketua DPRD Tala Ahmad Yani, Sekretaris Daerah Drs.Syahrian Nurdin, Dandim 1009 Pelaihari Letkol Infanteri Bagus Budi Adrianto, forkopimda Tala, serta dari Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Tala.
Lahan seluas tersebut mampu menghasilkan jagung pipil sebanyak 9 ton, dan untuk penjualannya ke pabrik pakan ternak PT.Comfeed.
Danrem usai memetik jagung pun menyaksikan proses pemipilan dengan menggunakan alat pemipil jagung atau biasa di sebut alat perontok jagung.
Danrem kepada awak media mengatakan, sebagai orang baru yang masuk ke wilayah Tanah Laut begitu senang melihat situasi yang ada, karena sebelumnya berada di daerah Marabahan, sehingga jelas potensi daerahnya sangat berbeda.
Ia menambahkan, sisi lain panen jagung ini menjadi motivasi untuk melakukan pembinaan atau mengarahkan ke wilayah Kodim lainnya, dimana tahun 2018 Korem 101 Antasari yang telah melakukan Mou dengan Kementerian Pertanian punya jatah, dimana khusun untuk wilayah Kodim 1009 Pelaihari lahan jagung 50.000 hektar, padi Gogo 10.000 hektar, Kedelai 25.000 hektar, hal tersebut jika di tingkat wilayah Korem 101 Antasari adalah tantangan yang harus di capai di tambah luas tanaman padi seluas 200.000 hektar, jagung 300.000 hektar, dan kedelai 100.000 hektar dan itu suatu hal yang harus di laksanakan dan di capai, oleh karena itu ini menjadi spirit bagi TNI sesuai arahan Presiden RI Jokowi agar kehidupan petani bisa meningkat sejahtera dengan cara semua harus aktif memajukan pertanian.
“Sebagai salah satu pemerhati pertanian dengan melihat target yang harus di capai, maka harus berpikir bagaimana ketersediaan pencapaian target tersebut terpenuhi, itu semua tentu tidak sendiri tapi merangkul pihak lain,” ungkap Danrem.
Sementara itu, Sugiman salah seorang anggota kelompok tani Abadi yang merupakan binaan Kodim 1009 Pelaihari mengatakan, saat panen tersebut kadar air jagung masig antara 28 sampai 29 persen, sementara permintaan pabrik untuk jenis jagung basah mencapai 33 persen pun tak masalah.
“untuk harga jagung per kilonya sendiri sekarang masih belum memadai, karena permintaan kemarin banyak, dimana harga normal per kilonya Rp 3.450 dengan kadar air 17 persen itu sudah cukup bagus, namun ada pula dengan harga Rp 3.900,” ungkapnya.
Usai melakukan panen perdana jagung di lahan demplot Kodim 1009 Pelaihari, Danrem melakukan kunjungan kerja ke kediaman bupati Tala Bambang Alamsyah, dan di teruskan kunjungan ke markas Kodim 1009 Pelaihari untuk memberikan arahan internal di jajaran Kodim 1009 Pelaihari.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook