PEMKAB TALA

Pangkas Birokrasi Yang Mengganggu

INFOTANAHLAUT.COM-Bupati Tala H.Sukamta mengatakan, saat sekarang Kabupaten Tanah Laut terus dan terus membangun dari segala sektor, untuk itulah pembangunan di daerah tidak lepas dari peran serta investor yang berinvestasi di Tala, demikian di katakannya Selasa (19/11) kemarin usai membuka sosialisasi pengelolaan pelayanan modal yang terintegrasi dalam rangka meningkatkan iklim investasi di Tala, di aula Pencerahan kantor Bappeda Tala.
Bupati menambahkan, salah satu penunjang iklim investasi di Tala adalah dengan meberikan kemudahan perijinan.
Usai membuka kegiatan, dalam keterangam persnya bupati mengatakan, terhadap perijinan yang ada di SKPD, sudah di perintahkan untuk memberikan kemudahan.
“Tidak ada alasan, pangkas birokrasi yang mengganggu,”tegas Sukamta.
Birokraksi yang di maksud mengganggu adalah adanya biaya-biaya lain yang tidak seharusnya di keluarkan pemohon ijin, apalagi kalau berkedok bupati minta jatah jika ijin selesai, itu tidak benar, maka di tegaskan satu rupiah pun tidak menerimanya, kata Sukamta pula.
Kabupaten Tanah Laut punya potensi yang besar, apalagi adanya kebijakan pemerintah yang akan memindahkan ibukota negara ke Kaltim. Kabupaten Tanah Laut sendiri sebagai daerah penyangga untuk ibukota negara.
Lebih lanjut Sukamta mengutarakan, mau tidak mau yang menyangkut investasi berupa kegiatan pabrik-pabrik, kegiatan ekonomi, maka yang masih ada tempat di harapkan di Tanah Laut.
Terlebih Tanah Laut punya pelabuhan yang itu merupakan pintu keluar arus barang dan jasa yang sangat di butuhkan oleh sebuah investasi.
Pemkab Tala di tahun 2020 punya komitmen untuk promosi investasi, dengan mengundang para investor. Mereka di tawarkan mau investasi dimana baik itu kawasan industri dan pelabuhan. Tahapan sekarang bersama-sama kepala dinas merencanakan investasi.
Secara proses perijinan jelas memangkas yang mengganggu itu, agar proses investasi di Tanah Laut lebih cepat, tutup Sukamta.Tung

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook