WISATA

Pantai Takisung Semarak Layang Dan Perahu Hias

INFOTANAHLAUT.COM- Indahnya alam pantai Takisung sebagai salah satu objek wisata andalan yang ada di Kabupaten Tanah Laut, semakin semarak dengan adannya sejumlah kegiatan yang di motori oleh Dinas Pariwisata Tala.

Sabtu (18/11) tadi, di lokasi tersebut di selenggarakan sejumlah lomba-lomba, yakni lomba perahu hias yang pesertanya dari warga nelayan setempat serta lomba layang-layang hias.

Pemandangan birunya langit di pantai Takisung, memanjakan mata yang memandang, karena berbagai bentuk dan warna layang-layang yang mengudara dan lenggak-lenggoknya layang-layang saat di terpa angin pantai semakin menambah asik di pandang dan sambil berkunjung ke pantai.

Tercatat, ada 24 peserta lomba layang-layang hias, peserta ada yang datang dari Kabupaten Tapin dan Kabupaten Kotabaru, dan dari Jawa termasuk tuan rumah. Sementara peserta lomba perahu hias ada 36 buah. Dalam penilaian lomba perahu hias, juri berasal dari Dinas Pariwisata dan dari Satuan Polisi Air Polres Tala (Satpolair).

Sejumlah perahu yang kerap di gunakan untuk mengantar pengunjung pantai berkeling di pesisir pantai saling menunjukan hiasan mereka, dan rata-rata hiasan menggunakan umbul-umbul serta bendera merah putih, plus di padukan dengan corak kain khas Banjar yakni Sasirangan. Tidak ketinggalan unsur dari Satpolair  Polres Tala yang di pimpin langsung Kasatpolair Polres Tala Iptu Dading Kalbu Adie siap untuk melakukan pengamanan di perairan dengan beberapa unit perahu karet bermesin di sekitar perahu yang telah di hiasi oleh pemiliknya.

Semakin hari siang, semakin banyak pengunjung yang datang ke lokasi pantai Takisung untuk berwisata dan sekaligus menyaksikan keindahan layang-layang yang mengudara berikut perahu yang di hias.

Kepala Dinas Pariwisata Tala Ahmad Khairin mengatakan, ini merupakan tahap pertama yang dilakukan dan sambil di evaluasi apa-apa yang mungkin di rasa kurang, sehingga ke depan atau di tahun berikutnya akan dapat lebih meriah lagi.

Kegiatan di pantai Takisung yang terbalut dalam “Festival Bahari, Warna-Warni Tanah Laut Tumbuhkan Semangat Cinta Bahari” juga sebagai rangkaian menyambut hari jadi Kabupaten Tanah Laut yang ke-52, dan di buka oleh bupati Tala Bambang Alamsyah.

Bambang di kesempatan itu mendapatkan kesempatan menaikan sebuah layang-layang berwarna putih berbentuk perisai bersudut 6 yang bergambar lambang Kabupaten Tanah Laut sebagai pertanda di mulainya lomba layang-layang hias.

Seiring itu, sejumlah layang-layang lain pun mengudara, ada yang bentuk orang terjun payung, gurita, spiral, kapal laut, serta 2 buah layang-layang yang bernama Naga Kembar dengan memiliki ekor yang sangat panjang.

Dalam cuaca di bawah sengatan terik matahari, para pemilik layang-layang saling berusaha mengendalikan layang-layang mereka agar terbang bisa stabil, pasalnya angin pantai cukup kencang.

Sebuah layang-layang yang bernetuk donat dan beraneka ragam warna menjadi sasaran pengunjung untuk berselfi, pasalnya jenis layang-layang tersebut hanya bisa berada di atas permukaan tanah sambil terus berputar 360 derajat tanpa henti.

Dinas Pariwisata Tala juga membagikan 50 buah layang-layang ukuran kecil bergambar Garuda Pancasila kepada siswa sekolah yang berada di lokasi kegiatan, untuk selanjutnya sama-sama di terbangkan dengan layang-layang peserta lomba.

Bupati Tanah Laut Bambang Alamsyah usai menerbangkan layang-layang befrgambar lambang Kabupaten Tanah Laut kepada awak media mengatakan, targetnya masih harus menjaga warisan budaya yang sudah dilakukan oleh orang tua dulu, dan kedepannya menjadi agenda rutin tahunan.

“makanya mulai dari kegiata sekarang inilah sebagai bahan untuk apa-apa yang harus di lengkapi, dan harapan dengan kegiatan ini benar-benar mengena di hati masyarakat, dan membawa kebanggaan di rakyat sendiri. Coba bayangkan ketika masih kecil dulu saat bermain layang-layang betapa senangnya hati, nah hal itulah yang harus kembali di rasakan anak-anak sekarang, termasuk kaum tuanya,” kata Bambang.

Dinas Pariwisata menyediakan hadiah uang kepada para pemenang, piala dan piagam.

Di momentum tersebut juga oleh warga lokal di Kecamatan Takisung menggelar sejumlah miniatur perahu nelayan yang kerap mereka gunakan untuk mencari ikan di laut dengan berbagai bentuk dan corak warna serta dapat di beli langsung jika tertarik. Harga per perahu bervariasi mulai dari Rp 1 juta hingga sampai Rp 2,5 juta.

Hadir pula sejumlah kepala SKPD, Forkopimda, serta camat Takisung Adi Wibowo pada kegiatan di pantai Takisung tersebut.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook