PEMERINTAHAN

Pasang Baret Plus Musnahkah Miras

INFOTANAHLAUT.COM-Bupati Tanah Laut Bambang Alamsyah, Senin (3/4) di gedung Sarantang Saruntung melakukan pemasangan baret bagi anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) di hari jadi Sat Pol PP yang ke-67 dan hari jadi Pemadam Kebakaran yang ke-98 serta hut Linmas yang ke-55.
Seyogianya, pelaksanaan ketiga rangkaian hari jadi tersebut dilakukan di halaman markas Sat Pol PP dan Pemadam Kebakaran, namun lantaran hujan yang turun sejak subuh hingga sampai ke pukul 10.00 wita, maka pelaksaan kegiatan di alihkan ke gedung.
Agak special dalam perayaan tersebut, dimana grup Korsik dari Sat Pol PP Kabupaten Tapin hadir melengkapi kegiatan upacara pembaretan.
Bupati menekankan, tugas di depan masih banyak, dan sebagai aparat yang berkewajiban dalam sebuah penegakan Peraturan Daerah (Perda) di tuntut untuk lebih professional dalam bertindak.
“masyarakat sekarang sudah pandai, tidak perlu lagi melakukan sebuah tindakan dengan kekerasan, hal itu justru akan menciptakan image kurang baik di mata masyarakat itu sendiri, namun bagaimana menciptakan sebuah tindakan untuk penyadaran kepada masyarakat dengan santun,”jelasanya.
Bupati juga selanjutnya membacakan sambutan dari Menteri Dalam Negeri.
Pada pembaretan anggoat Sat Pol PP Kabupaten Tanah Laut juga turut di saksikan sejumlah pejabat daerah lainnya.
Kegiatan usai pembaretan di teruskan dengan pemberian mobil operasioanl dinas kepada sejumlah Camat dan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Dan Perlindungan Anak.
Selesai pemasangan baret, bupati Tala meneruskan kegiatan lain yakni pemusnahan puluhan botol minuman keras dari hasil operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di sejumlah lokasi oleh Sat Pol PP beberapa waktu lalu.
Beragam merek minuman keras di musnahkan dengan cara di masukan kedalam tong besar, berikut di pecahkan bersama dengan botolnya. Selain minuman keras juga sekaligus di musnahkan ratusan biji Charnopen atau zenith serta ratusan biji Dextro.
Dalam keterangan persnya bupati Tala mengatakan, bahwa di Kabupaten Tanah Laut telah ada Perda tentang larangan beredarnya minuman keras. Daerah ini juga cukup luas, dan cukup maju, sehingga harus di imbangi dengan keseimbangan yang berkaitan dengan penegakkan Perda.
Harapan agar Sat Pol PP bertugas dengan baik, sesuai apa yang menjadi kewajiban, dan menyangkut minuman keras, tidak semata hanya tugas Sat Pol PP, namun informasi dari masyarakat sangat di butuhkan dalam rangka memutus peredaran minuman keras di Tala, yang penting tidak semata melakukan razia terhadap minuman keras, akan tetapi kesadaran masyarakatlah.
Sementara menyangkut sanksi hukuman terhadap pelaku pengedar minuman keras yang di atur dalam Perda masih di nilai ringan, menurut bupati tidak menutup kemungkinan Perda yang menyangkut minuman keras di revisi bersama DPRD, tutup bupati.
Di tempat yang sama, kepala Sat Pol PP Tala Rudi Ismanto juga mengatakan, kesemua minuman keras itu dari hasil operasi yang dilakukan di sekitar Kecamatan Pelaihari, Kecamatan Jorong, serta di Kecamatan Bati-Bati.
“masih ada beberapa titik yang memang masih di curigai akan adanya peredaran minuman keras, dan terus dilakukan pemantauan, jika positif jelas dilakukan penyitaan,” terang Rudi.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook