KECELAKAAN

Pasar Malam Dan Pemukiman Jadi Target Bandit Curanmor

INFOTANAHLAUT.COM-Kawasan pasar malam dan pemukiman merupakan target empuk dari para bandit-bandit untuk melakukan aksi mereka mencuri sepeda motor, dan memang hasilnya puluhan buah sepeda motor pun terjaring dari tangan pelaku-pelaku pencurian kendaraan sepeda motor ini.

Dari hasil Operasi Jaran Intan 2017 yang dilakukan Sat Reskrim Polres Tala dari tanggal 24 Februari sampai 10 Maret 2017, tercacat ada sebanyak 25 buah sepeda motor terjaring, bahkan ada 1 unit roda empat dan 2 unit roda 6.

Berhasil di ungkapnya pelaku-pelaku pencurian ini juga atas adanya laporan masyarakat ke Polres. Tercacat ada 17 laporan polisi yang masuk, dan dari berbagai kecamatan ke Polsek Panyipatan, Batu Ampar, Takisung, Kintap, Bati-Bati dan Pelaihari.

Aksi pencurian kendaraan roda dua terang Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan di damping Kasat Reskrim AKP Ade Papa Rihi, Jum’at (10/3) kemarin dalam keterangan persnya mengatakan, tindakan rawan terjadinya pencurian kendaraan ini dari pukul 13.00 wita sampai 18.00 wita, dan pukul 21.00 wita sampai 02.00 wita, serta lokasi yang menjadi target mereka yakni di kawasan pasar malam dan pemukiman.

“kawanan pelaku pencurian sepeda motor ada sebanyak 14 orang, dan mereka tidak ada jaringan daerah lain, melainkan pemain lokal, selaian itu kecamatan yang rawan terjadinya aksi pencurian berada di Kecamatan Bati-Bati, Pelaihari, Kintap dan Jorong,” kata Kapolres.

Mereka para pelaku yakni Murjani (Tanjung Dewa, Panyipatan), Syahruji (Batakan, Panyipatan), Rusdi (Batakan,Panyipatan), Hamidan (Panyipatan), Hendro (Pelaihari), Ahmad Sahwani (Pelaihari), Haidiri (Banjarmasin), Ardiansyah (Takisung), Ahmad Kusasi (Takisung), Sunardi (Martapura), Syaukani (Martapura), Alamsyah (Jorong), Faturahman (Tanah Bumbu), Suriwirayanto (Pelaihari).

Barang bukti sejumlah sepeda motor rata-rata mengalami kerusakan pada kunci kontaknya, karena dalam aksinya pelaku menggunakan kunci T, di samping sudah di lepas bagian-bagian bodi kendaraan.

Selain sepeda motor ada pula 1 unit mobil Avanza warna hitam dengan nomor polisi yang di duga palsu DA 8005 LD, dan 1 unit dump truk  dengan nomor polisi DA 9671 TL warna kuning.

Pelaku di jerat ancaman hukuman 4 tahun, 7 tahun dan sampai 12 tahun penjara.

Kapolres menambahkan, bagi masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motornya, bisa untuk datang ke pos jaga Reskrim Polres Tala pada jam kerja, atau bisa menghubungi nomor 085219474646, yang di sertai dengan membawa surat keterangan berupa STNK atau BPKB, namun bagi sepeda motornya yang masih ada kredit, bisa membawa surat keterangan dari lesing.baz

 

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook