PDIP Bereaksi Atas Ulah Hermanto – infotanahlaut.com
POLITIK

PDIP Bereaksi Atas Ulah Hermanto

INFOTANAHLAUT.COM- Aksi dari anggota PDIP Tanah Laut Hermanto beserta jajarannya yang memberikan dukungan ke paslon nomor 1 H.Sukamta dan Abdi Rahman lewat sebuah kampanye dialogis di Desa Ambungan Kecamatan Pelaihari, Selasa (17/4) malam mendapat reaksi dari jajaran PDIP Tala setelah aksi pindah dukungan ke paslon nomor 1 ini terkpose di berita online.
Sekretaris PDIP Tanah Laut Ahmad Suntung Yani saat dalam keterangan persnya,Rabu (18/4) sore menyikapi soal ini di markas tim pemenangan Bambang-Nizar mengatakan, di dalam dunia politik biasalah orang mempergunakan hal itu, namun hendaknya etika politik juga harus di gunakan, padahal secara legal formal PDIP mengusung Bambang-Nizar sebagai paslon nomor 2, bukan paslon nomor 1.
Ia menambahkan, kalau mereka mengaku sebagai kader atau anggota PDIP, bahwa mereka harus patuh dengan putusan bahwa PDIP telah mengusung Bambang-Nizar bukan kepada paslon yang bernomor 1.
“apabila mereka melakukan kegiatan di luar tersebut, maka mereka pasti di kenakan sanksi, dan menyangkut Hermanto memang menyatakan mundur dari kepengurusan PDIP dengan alasan faktor kesehatan dan keluarga,”terang Suntung.
Hermanto sendiri jika sebagai pengurus PDIP jelas akan ada sanski berupa pemecatan serta pencabutan KTA, karena ini masuk kategori pelanggaran berat, dan ini yang memutuskan adalah DPP PDIP melalui tahapan sidang-sidang.
Seharusnya bagi paslon bisa memberikan penjelasan kepada yang mengatas namakan PDIP, kenapa sampai mendukung padahal sudah jelas mendukung paslon tertentu, nah itulah yang di katakan pendidikan politik, pakailah etika politik, namun ini se akan-akan kejatuhan durian runtuh saja. Kalau dia tahu aturan kan jelas PDIP berada di paslon nomor 2 bukan nomor 1, masalahnya ini yang bersangkutan mungkin pura-pura tidak tahu etika, kata Suntung pula.
Untuk melakukan proses terhadap Hermanto tentu jelas ada mekanismenya, salah prosedur mekanisme akan di tuntut balik, dan untuk menuju tersebut di butuhkan beberapa alat bukti.
Aksi pindah dukungan anggota PDIP ke paslon yang bukan menjadi jagoannya ini pun sempat menjadi buah bibir di kalangan partai pengusung Bambang-Nizar lainnya.
Beberapa pimpinan parpol pengusung Bambang-Nizar pun menyayangkan atas adanya kejadian tersebut. Parpol pengusung Bambang-Nizar berharap permasalahan internal PDIP bisa segera di selesaikan.
Paslon nomor 2 Bambang-Nizar sendiri di usung oleh 7 parpol yakni Golkar, Nasdem, PKB, PAN, Hanura, PPP, dan Demokrat. Sementara untuk paslon nomor 1 H.Sukamta-Abdi Rahman di dukung 3 parpol yakni Gerindra, PKS dan PKPI.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
1
100%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook