PUBLIK

Pedagang Pentol Goreng Kehilangan Rumah

INFOTANAHLAUT.COM- Saat di tinggal untuk berdagang pentol goreng keliling, api menghabiskan rumah Sutikno yang tinggal bersama isterinya Sati di Desa Sungai Jelai Rt 2/1 Kecamatan Tambang Ulang, Rabu (23/8) sekitar pukul 10.00 wita.
Rumahnya saat kejadian memang tengah kosong, kendati di rumah itu tinggal pula cucu Sutikno dan Sati yang bernama Krisna.
Kobaran api yang cepat membesar begitu cepat menghanguskan rumah Sutikno yang terbuat dari kayu itu.
Warga setempat juga tidak kuasa untuk mencoba melakukan pemadaman, karena api begitu cepat membesar.
Beberapa saat kemudian, beberapa unit mobil pemadam kebakaran dari Satpol PP dan Pemadam Kebakaran serta BPBD, pemadam swasta tiba di lokasi, dan langsung melakukan pemadaman api dengan maksimal.
Api dapat di kuasai pemadam, kendati rumah Sutikno habis terbakar dan tertinggal puing-puing sisa kebakaran, bahkan se ekor kucing milik Sutikno yang ia pelihara dalam kurungan tidak sempat untuk di selamatkan dan ikut terpanggang.
Bahu membahu petugas pemadam kebakaran dan warga mencoba terus menyemprotkan air agar api benar-benar padam sebelum pasukan pemadam kembali ke posnya.
Sati, isteri korban dengan tatapan mata yang berkaca-kaca di damping beberapa warga lain hanya bisa melihat dengan tatapan sedih melihat tempat tinggalnya rata dengan tanah dan puing-puing sisa kebakaran.
Di sela-sela Sati melihat rumahnya yang sudah terbakar kepada INFOTANAHLAUT.COM ia mengatakan, saat kejadian tengah berangkat jualan pentol goreng seperti mana biasa di kawasan Rest Area gunung Kayangan, dan rumah dalam keadaan kosong.
“saat tiba di lokasi jualan, mendapat kabar dari tetangga yang kebetulan berada di tempat jualan lantaran di hubungi lewat HP oleh tetangga lain yang berada di lokasi kebakaran kalau rumah terbakar, “bu rumah sampean terbakar”, tidak satu pun barang-barang di rumah yang bisa di selamatkan,” ucapnya.
Pasca kebakaran, baik Sutikno maupun isterinya Sati mengais-ngais kayu arang yang sudah terbakar guna mencari sesuatu yang mungkin masih bisa di gunakan.
Tidak berapa lama usai api benar-benar padam, cucu Sutikno dan Sati yakni Krisna datang ke lokasi, namun Krisna sendiri sempat syok dan terjatuh tidak sadarkan diri melihat kondisi rumah nenek dan kakeknya yang sudah habis terbakar. Namun untungnya Krisna yang sempat tidak sadarkan diri itu tidak berlangsung lama, dan ia pun di bawa ke rumah tetangga untuk di tenangkan.
Pasca kebakaran Sutikno dan isterinya Sati pun mendapat bantuan sembako dari Dinas Sosial Kabupaten Tanah Luat, serta bantuan dalam bentuk uang dari Desa Siaga Sungai Jelai.
Kerugian dari kebakaran rumah Sutikno dan Sati di perkirakan mencapai puluhan juta rupiah dan untungnya tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Musibah kebakaran ini selanjutnya di tangani pihak yang berwajib.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook