PUBLIK

Pekerja Kontruksi Ikuti Sertifikasi

INFOTANAHLAUT.COM-Sebanyak 200-an orang para pekerja kontruksi di Kabupaten Tanah Laut mengikuti Sertifikasi Uji atau Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi yang merupakan program kerjasama Balai Pekerja Konstruksi provinsi Kalsel dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Tanah Laut, Selasa (6/8) di gedung Balairung Tuntung Pandang Berseri Pelaihari.
Para peserta yang semuanya merupakan pekerja konstruksi di berikan materi yang berkaitan dengan bidang kerja, untuk selanjutnya mendapatkan sertifikasi standar bahwa tenaga kerja konstruksi asal Kabupaten Tanah Laut yang siap bersaing dengan tenaga kerja luar Kalimantan dalam sebuah proyek pemerintahan maupun swasta.
Sertifikasi tenaga kerja konstruksi di buka bupati Tala H.Sukamta.
Sukamta mengatakan, sertifikasi sangatlah penting untuk adanya sebuah pengakuan pelaku jasa-jasa usaha penyaluran tenaga kerja, karena sudah pasti akan di butuhkan spesipikasi khusus atau keahlian dari pekerja itu sendiri ketika di tawarkan melakukan pekerjaan besar.
Sukamta menambahkan, saat sekarang yang baru-baru saja dilakukan adalah pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Desa Tajau Mulya Kecamatan Batu Ampar, dimana skill dari para pekerja sangat di butuhkan.
“Pemerintah tentu memperhatikan kualitas dari pekerja lokal, maka dengan sertifikasi inilah menjadi salah satu wadahnya, maka dari itu ikuti dengan sungguh-sungguh sertifikasi yang di berikan oleh lembaga yang berkompeten,”kata Sukamta.
Terpisah, Plt Kadis Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman,dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Tala Akhmad Khairin mengungkapkan, penyiapan tenaga kerja sangatlah penting dilakukan seperti sertfikasi untuk pekerja konstruksi, maka output yang di harapkan ada standarirasi dari pekerja-pekerja kontruksi tersebut. Di satu sisi juga untuk menyamakan keterampilan mereka, sehingga ada standar yang jelas dan kompeten di bidangnya.
“Nantinya menjadi harapan di gunakan oleh pengguna-pengguna konstruksi, dan hal ini baru kali pertama dilakukan, walau memang ada pekerja-pekerja itu secara tradisional menguasai, ada yang memang sudah turun temurun dan alamiah, akan tetapi memang perlu ada standar-standarnya yang telah di tetapkan oleh pemerintah,”jelas Khairin.
Mengawali kegiatan, Sukamta memasangkan helm proyek dan rompi untuk kepada pekerja, dan sertifkasi di hadiri beberapa unsur dari perusahaan serta lembaga-lembaga penyalur jasa tenaga kerja.Tung

2
66%
like
0
0%
love
1
33%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook