Pembakar Umbul-Umbul Itu Ditangkap – infotanahlaut.com
KRIMINALITAS

Pembakar Umbul-Umbul Itu Ditangkap

INFOTANAHLAUT.COM-Terjawab sudah siapa gerangan pelaku pembakaran lambang negara berupa umbul-umbul merah putih di Desa Bajuin dan Desa Sungai Bakar di Kecamatan Bajuin, setelah Polisi dengan kerja keras berupaya mengungkap pelaku aksi penghinaan terhadap lambang negara tersebut.
Dua orang pelaku di tetapkan, yakni Hendra Irawan dan Hery Avianor keduanya warga Desa Sungai Bakar Kecamatan Bajuin, dan dalam aksinya mereka menggunakan korek api gas untuk membakar umbul-umbul tersebut.
Dari hasil penyelidikan dan olah TKP sebanyak dua kali yang dilakukan Satreskrim Polres Tala yang di pimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Alfian Tri Permadi, dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama dapat mengetahui pelaku pembakaran umbul-umbul yang terjadi sehari setelah perayaan Hut RI yang ke 72.
Kapolres Tala AKBP Sentot Adu Dharmawan dalam keterangan persnya, Jum’at (25/8) sore di damping wakapolres Kompol Iwan Hidayat, dan kabag Ops Kompol Fauzan Arianto serta Kapolsek Pelaihari Kota AKP Shofiyah di Polres Tala mengatakan, aksi pembakaran terhadap lambang negara berupa umbul-umbul ini memang bisa di bilang baru kali pertama terjadi di wilayah Kabupaten Tanah Laut, dan hal itu menjadi atensi.
“pelaku mengambil umbul-umbul yang terpasang di pinggi jalan tersebut dan berniat membawa pulang, akan tetapi dalam perjalanan kerumah muncul pikiran lain untuk membakarnya, dan itu mereka lakukan sekitar pukul 00.30 wita di tengah jalan tepat di tengah-tengah jembatan besi yang ada di Desa Bajuin,” jelas Kapolres.
Pembakaran umbul-umbul oleh pelaku itu ternyata masih tersisa kain merah putih yang belum sempat terbakar. Satu lembar umbul-umbul yang belum terbakar namun tali pengikatnya putus, dan 3 buah batang bambu tempat mengikat umbul-umbul, serta 20 buah batang kayu Galam untuk mengikat umbul-umbul sebagai barang bukti yang di amankan Polisi.
Penangkapan terhadap kedua pelaku sendiri lanjut Kapolres dilakukan pada Jum’at (25/8) sekitar pukul 09.00 wita. Salah satu pelaku Hery sebelum di tangkap tengah berada di Kapuas, dan di minta untuk pulang, al hasil Hery pulang dan ia di jemput anggota Reskrim di rumahnya.
Di ungkapnya pelaku pembakaran umbul-umbul ini, dari beberapa petunjuk di TKP dan keterangan saksi, di simpulkan menjurus kepada dua pelaku, namun di ambil dari beberapa orang tersebut. Selanjutnya dilakukan konfirmasi ke dua orang kepelaku karena mereka (pelaku.red) ketakutan dan akhirnya mengakui perbuatannya.
“tindakan yang dilakukan kedua pelaku, jauh dari unsur gerakan Radikalisme, dan ini murni tindakan kriminal umum,” tutup Kapolres.
Pelaku di jerat pasal 66 Jo pasal 24 huruf a UU RI nomor 24 tahun 2009 tentang bendera, lambang negara dan lagu kebangsaan dan atau pasal 406 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 500 juta.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook