PEMKAB TALA

Pemilih Pemula Dijamin Miliki E KTP Saat Pilkada

INFOTANAHLAUT.COM- Pelaksanaan pemilhan kepala daerah tinggal dalam hitungan bulan saja lagi, namun keresahan timbul menyusul belum adanya sejumlah pemilih pemula yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Eletronik (E-KTP) lantaran kosongnya blangko E-KTP di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Kepala Disdukcapil Tala Nur Hayati, Kamis (1/3) mengatakan, untuk blangko E KTP sebenarnya tidak sampai kosong, karena jika habis kami di minta mengambilnya ke Jakarta langsung, namun hanya di batasi sebanyak 4.000 lembar.
“mau saja membawa blangko dalam jumlah banyak, namun saat di bandara ada tambahan dana untuk membawa blangko-blangko tersebut, dan mendekati pilkada di jamin pemilih pemula sudah memiliki E KTP,” jelasnya.
Ia menambahkan, faktor leletnya jaringan ke Pusat juga acap kali menjadi masalah dan dalam sehari dapat memproduksi E KTP sebanyak 200-an ribu.
Sementara produk-produk lainnya di Disdukcapil Tala adalah Kartu Keluarga (KK) yang bisa di produksi sebanyak 150 sampai 250 lembar dalam sehari plus KK perubahan berkisar 250 lembar. Produk lainnya Akte Kelahiran, Akte Kematian, Akte Perkawinan yang di dalamnya ada pula mencatat perkawinan non muslim, kemudian pengangkatan anak yang nihil, Pindah Datang, Akte Perceraian, Pengesahan Anak, dan Surat Keterangan Tempat Tinggal yang di tujukan bagi orang asing yang bekerja di Indonesia atau biasanya di perusahaan-perusahaan.
Bagi orang asing tersebut terang Noor Hayati, wajib melapor 14 hari setelah datang. Dari data tahun 2017 ada sebanyak 13 orang asing yang terdata dan di tahun 2018 ini ada sebanyak 7 sampai bulan Maret. Menyusul ada pula tambahan 7 orang asing yang bekerja di PLTU sebanyak 30 orang.
Keluhan lain muncul dengan melihat kondisi kantor Disdukcapil yang sudah tidak mampu lagi menampung masyarakat.
Pada hari tertentu seperti hari Senin dan Kamis, masyarakat pasti membludak datang ke kantor Disdukcapil. Hal ini terlihat saat kendaraan roda empat parkir memanjang di luar kantor, begitu pula kendaraan roda dua yang berjubel di bagian halaman kantor.
“kami pun sudah melaporkan kepada pimpinan tentang kondisi kantor yang sudah kurang layak menampung masyarakat, dan memang ada tawaran untuk pembangunan kantor yakni di dekat stadion Pertasi Kencana atau persisnya di bekas bangunan yang dulu di gunakan untuk keperluan olahraga Golf,” katanya.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook