PUBLIK

Pemilu Harus Kerja Keroyokan

INFOTANAHLAUT.COM-Waktu demi waktu kian berjalan dan ada tugas nasional yang harus di jalankan dengan keadaan yang sejuk, aman, damai dan terkendali, itulah ia Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan dilaksanakan pada tahun 2019.
Sejalan dengan hal tersebut, Senin (31/21/2018) di aula Satya Brata Polres Tala baik dari TNI, Bawaslu Kabupaten Tanah Laut beserta Bawascam, para Camat, Sekda Tala, KPU, serta di jajaran Polres Tala melaksanakan rapat koordinasi tentang pengaturan distribusi logistik Pemilu.
Rekor di buka Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan.
Kapolres Tala mengatakan, tugas nasional harus berjalan sesuai keinginan yakni aman dan lancar. Memasuki tahapan Pemilu Presiden (Pilpres), Pemilu Legislatif, DPD, DPR provinsi, dan DPRD Kabupaten Tanah Laut, maka rakyat akan 5 kali memilih, ada pasti kesalahan saat memberikan pilihan. Contohnya surat suara tidak tebuka dan langsung coblos, karena hal tersebut pernah terjadi pada saat Pilkades lalu.
“Pemilu adalah kerja keroyokan, tidak bisa hanya di jalankan satu instansi semata, bahkan kalau perlu ada simulasi dengan tujuan agar memberikan pemahaman kepada masyarakat di setiap kecamatan,”kata Kapolres.
Sementara Sekda Tala Drs.Syahrian Nurdin sangat mendukung langkah Polres Tanah Laut jika memang di butuhkan simulasi tentang Pemilu.
Mengenai distribusi logistik terang Sekda, Kabupaten Tanah Laut kondisinya yang variatif, akan tetapi agenda nasional harus dilaksanakan. Ada beberapa daerah dengan kondisi yang di katakan variatif, contohnya di Kecamatan Bumi Makmur tepatnya di Desa Pantai Harapan, apakah mungkin nanti warganya di tarik ke Desa Sungai Rasau mengingat menuju Desa Pantai Harapan bisa di katakan cukup rawan, rawan dalam artian karena kondisi alamnya, akses jalan yang tidak memungkinkan untuk di lewati roda 4, belum lagi saat sekarang musim penghujan. Selain itu pada Desa Riam Adungan dan Desa Salaman di Kecamatan Kintap juga patut di perhitungkan mengingat medan yang jauh serta bisa becek jalan berbatu kalau hujan.
Dalam rakor juga di paparkan oleh Kasat Intel Polres Tala Akp Shofiyah yang memaparkan kondisi geografis per kecamatan, dan selanjutnya terjadi dialog, baik oleh KPU maupun dengan para Kapolsek yang lebih mengetahui kondisi di kecamatan masing-masing.
Usai rakor ketua KPU Tala Arif Mukhyar dalam keterangan persnya mengatakan, terhadap logistik Pemilu 2019 secara kelengkapan masih ada beberapa logistik yang belum lengkap dan akan di lengkapi antara bulan Januari dan Februari 2019. Terkait dengan KPU RI sendiri yakni menyangkut kotak suara dan bilik suara, tinta, segel masih terdapat kekurangan, dan itu sudah di tindak lanjuti meminta ke KPU RI.
“Kekurangan tidak lebih dari 15 persen, atau kurang lebih 85 persen yang ada di gudang logistik KPU Tala,”papar Mukhyar.
Pada rakor, KPU Tala juga membawa sampel kotak suara yang terbuat dari kertas kardus yang masih dalam keadaan terkunci gembok besi.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook