KECELAKAAN

Pengacara Nilai Kliennya Korban

INFOTANAHLAUT.COM-Belum lama tadi unit Reskrim Polres Tala mengamankan sejumlah suku cadang (spare part) sepeda motor dari sebuah toko spare part di jalan Kemakmuran nomor 4 Pelaihari lantaran tidak ada tertera tulisan bahasa Indonesia di produk tersebut.

Tidak semata hanya barang bukti yang di amankan, namun juga di tahan tersangkanya atas nama Rahmani warga Pelaihari.

Pengacara kasus spare part Fauzan Ramon, Senin (6/2) dalam keterangan persnya mengatakan, memang pada saat dilakukan penyitaan kepala toko milik kliennya tidak di lampiri surat-surat setelah berapa lama dari pihak keluarga meminta saya untuk menjembatani permasalahan ini, maka dari sekian yang di sita oleh polisi, ternyata distributornya ada mempunyai ijin atas produk tersebut.

“jadi tidak semua apa yang telah di sita tidak ada surat menyuratnya, bukan lantas polisi salah tangkap karena tidak semuanya barang yang ada di toko itu tidak ada surat-suratnya, di samping itu kita sudah meminta kepada tersangka untuk di berikan penangguhan penahanan, apakah tahanan kota atau tahanan rumah,” jelasnya.

Fauzan sendiri memperlihatkan sertifikat produk penggunaan tanda SNI (SPPT SNI) nomor 314/IX/8/IX-8?2016 dari Kementerian Perindustrian RI yang di berikan kepada PT. Nipress Tbk yang beralamatkan di jalan Raya Narongong km 26 Desa Kelapa Nunggal, Cileungsi, Bogor Jawa Barat. Selain itu juga adanya Surat Keterangan Pencatuman Label Dalam Bahasa Indonesia (SKPLBI) nomor 1363/SPK.3/SKPLB/09/2014.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Tala AKP Ade Papa Rihi di konfirmasi mengatakan, atas adanya bukti dari pengacaranya kita tamping, dan saat ini masih dilakukan proses pemeriksaan, baik bukti atau surat-surat lainnya hal itu hak tersangka.

“semua itu nantinya sebagai tambahan bahan dalam hal pemeriksaan kepada tersangka, dan dalam hal ini pasal yang di kenakan adalah keterkaitannya dengan barang, karena tidak di lengkapi dengan label bahasa Indonesia yang telah di atur dalam peraturan Menteri Perdagangan, dan penyitaan juga telah di pilah yang sesuai dengan adanya peraturan menteri tersebut, dan yang tidak ada kaitannya sudah di kembalikan kepada pemilik dan sudah di ajukan penetapannya ke Pengadilan,” jelas Ade.

Sejumlah suku cadang sepeda motor yang di sita di antaranya shock breaker merek Zenku, variasi tutup karbulator merek Bangbon, serta kaca spion.baz

 

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook