HUKUM

Pengelola Pamsimas Batakan Tepis Tak Beres Mengelola

INFOTANAHLAUT.COM-Pengelola BP Spam “Banyu Hambar” Pamsimas di Desa Batakan Kecamatan Panyipatan sejak tahun 2014 hingga kini yang fokus pada penyediaan air bersih di tuding telah melakukan penyelewengan terhadap aset Pamsimas tersebut.
Awalnya, aset BP Spam Banyu Hambar sebagai sarana untuk air bersih ke warga tersebut di laporkan adanya penggelapan terhadap 2 unit mesin pompa air. Kemudian menyangkut dana iuran BP Spam Banyu Hambar, serta diskriminasi dalam hal pungutan ke pelanggan BP Spam Banyu Hambar.
Tudingan yang di tujukan kepada pengelola BP Spam Banyu Hambar awalnya melalui medsos facebook, terang Ardiansyah selaku ketua pengelola BP Spam Banyu Hambar Pamsimas Desa Batakan, Selasa (17/4) di dampingi Anang Masdar sebagai anggotanya.
Lantas apa yang di tudingkan dalam medsos kepada pengelola BP Spam Banyu Hambar ?
Menurut Ardiansyah, kami selaku pengelola di tuding tidak bertanggung jawab terhadap keberadaan aset Pamsimas air bersih tersebut. Di katakan salah satunya menjual mesin pompa air sebanyak 2 buah, padahal mesin pompa air tersebut hanya 1 buah saja yang di jual, karena yang di jual cuma 1 saja, dan hasil penjualan mesin juga kembali di belikan mesin baru serupa karena 1 pompa air mengalami kerusakan.
Ia kembali menguraikan, hasil iuran dari pelanggan BP Spam Banyu Hambar air bersih Desa Batakan di gunakan untuk pengelolaan, biaya operasional dan pengembangan pembangunan serta kepuasan pelanggan air bersih dalam segi pelayanan yang maksimal, dan juga untuk membayar angsuran pinjaman dana pada waktu pembuatan sumur bor 1 paket dengan mesin pompanya yang di lengkapi aksesoris.
“jadi kami pengelola BP Spam Banyu Hambar Desa Batakan sangat keberatan kalau di tuding telah memanfaatkan aset Pamsimas tersebut, dan jujur saja atas isu yang berkembang di masyarakat terhadap tudingan ini membuat pihak-pihak keluarga sangat tertekan dan malu, bahkan sampai ada salah satu kerabat kami yang jatuh sakit lantaran tudingan menyakitkan itu,”keluhnya.
Atas persoalan tersebut lanjutnya, kami pengelola melakukan musyawarah dengan kepala Desa Batakan Arsani pada tanggal 12 April 2018, dan menghasilkan sebuah kesepakatan antara kades dengan pengelola BP Spam Banyu Hambar Pamsimas Desa Batakan. Dalam kesepakatan juga turut di tanda tangani kades Batakan, bendahara BP Spam Banyu Hambar Sahriah dan Noor Hasanah selaku isterinya Anang Masdar.
Untuk di ketahui bahwa pengelolaan BP Spam Banyu Hambar sejak tahun 2014 lalu, dari tahun ke tahun hingga sekarang terus terjadi peningkatan pelanggan air bersih.
Dari data yang di sajikan, di awal tahun 2014 pelanggan air bersih melalui proyek Pamsimas ini hanya 26 pelanggan, dan kini 2018 sudah sebanyak 177 pelanggan, berikut laporan tentang asetnya. Namun kini lantaran pengelola sebelumnya di tuding telah menyalah gunakan aset, maka selanjutnya aset di serahkan ke kades Batakan.
Menurut Anang Masdar pula, atas tudingan itu jelas nama keluarga kami tercoreng, dan ini sama artinya dengan pengrusakan nama baik keluarga.
Lantas apakah akana ada upaya melaporkan ke Polisi ?
Menurut Anang jalur tersebut masih dalam pemikiran kami selaku pengelola BP Spam Banyu Hambar sebelumnya, di samping sudah adanya kesepatakan saat musyawarah bersama kades Batakan, dan kades sendiri juga menyatakan kalau isu itu tidak benar secara tertulis dan di tanda tangani di atas materai Rp 6.000.
Kades Batakan Arsani saat di konfirmasi soal ini mengatakan, memang ada penyerahan dari pengelola yang dulu (Anang Masdar) kepada yang baru.
“memang ada pertemuan dengan pengelola yang dulu, dan persoalan menyatakan tidak benar di medsos secara tertulis dan tanda tangan tersebut untuk meredam gejolak di masyarakat, makanya di tuangkan dalam surat kesepakatan bersama. Biarlah pengelolaan masa lalu itu menjadi pelajaran agar kedepan lebih baik lagi, dan yang paling utama Pamsimas bisa terus di rasakan masyarakat Desa Batakan, pendek kata sebagai kades meredam gejolak, dan jangan sampai mungkin pada ahkirnya Pamsimas di desa Batakan di tutup oleh Pemerintah,”tutupnya.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook