PUBLIK

Peringati HSN, Sukamta Minta Belanja Pakai Bakul

INFOTANAHLAUT.COM-Sampah plastik saat ini menjadi momok dalam hal kebersihan lingkungan. Salah satu caranya dengan mengurangi penggunaan kantong plastik saat berbelanja. Sejalan dengam itu pada momentun Hari Sampah Nasional 2019 yang serentak dilakukan se Indonesia, Senin siang (4/3/2019) HSN untuk Kalsel di pusatkan di objek wisata pantai Batakan di Kecamatan Panyipatan yang di prakarsai Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Banjarbaru.
Kegiatan berupa aksi bersih-bersih pesisir pantai Batakan yang melibatkan berbagai komunitas, lintas SKPD, TNI, Polri dan masyarakat setempat menyisir pantai sambil membawa kantong plastik dan karung plastik untuk sampah yang di pungut.
Di awali dengan gelar pasukan, aksi bersih-bersih sampah di buka bupati Tala H.Sukamta.
Bupati Tala dalam amanat gelar pasukan membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya.
Amanat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya mengungkapkan, HPSN sebagai momentum yang sangat strategis di peringati setiap tahun, di samping mendorong Pemerintah Daerah untuk menuju Indonesia Bersih.
Perumusan masalah sampah telah dilakukan Pemerintah Pusat, namun di utamakan Pemerintah Daerah. Tahun 2025 target pengelolaan sampah 100 persen, angka pengurangan 30 persen sebagai pertanda menekan malasah sampah. Langkah yang kreatif adanya 7.488 buah bank sampah di Indonesai maka hal tersebut sebagai langkah inovatif dari masyarakat dalam turut pengelolaan sampah. Di tahun 2016 sampah platsik 16 persen, menurun 15 persen di tahun 2018.
“Atensi khusus adanya sampah plastik di laut, tahun 2018 Pemerintah bertekad membersihkannya,”kata bupati Tala.
Keberadaan objek wisata pantai Batakan merupakan kawasan Taman Wisata Alam (TWA) seluas kurang lebih 1.500 hektar di bawah kewenangan Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) yang bermarkas di Banjarbaru.
Sarana penunjang untuk kegiatan pun di siapkan seperti 2 unit truk sampah milik Kecamatan Panyipatan. Tidak ketinggalan, puluhan karung plastik untuk tempat sampah yang di pungut dari pesisir pantai menjadi sarana yang di bawa oleh peserta. Tidak semata hanya memungut sampah-sampah plastik di pesisir pantai, sampah lain seperti bekas-bekas potongan kayu pun tidak luput di angkut.
Drs. Mahrus Ariadi kepala BKSDA Kalsel di sela-sela aksi kebersihan mengatakan, kegiatan memang secara serentak se Indonesia di gelar, dan untuk Kalsel di pilihlah TWA Batakan dengan pertimbangan adalah sebagai tempat wisata pantai yang sudah cukup lama dan perlu di lestarikan.
“Bagaimana pun juga kebersihan sebagian dari pada iman, dan aksi ini sebagai salah satu untuk mendukung piala Adipura yang telah di raih Kabupaten Tanah Laut,”tutupnya.
Bupati Tala sendiri juga ikut membaur memungut sampah di pesisir pantai dan memasukannya ke dalam karung plastik.
Bupati Tala mengatakan, ini sebagai momentum untuk mengurangi sampah plastik khususnya di daerah objek wisata sangat tepat dengan kegiatan ini.
“Kedepannya patut untuk di buat peraturan tentang penggunaan kantong plastik kepada retail-retail yang ada di kota Pelaihari, dan di sarankan masyarakat lebih baik membawa kantong plastik sendiri, atau kalau perlu kembali ke jaman nenek moyang saat belanja membawa bakul,”ucap bupati Tala.
Bupati Tala menambahkan, dalam gelar rapat-rapat di jajaran Pemkab Tanah Laut juga mengurangi atau meniadakan menggunakan minuman air putih kemasan, tapi cukup menggunakan sajian minuman pakai gelas saja,tutup bupati Tala.
Semua hasil pungutan sampah di pesisir pantai Batakan selanjutnya di kumpulkan dalam kontainer truk sampah yang telah di siapkan.Tung

2
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook