RELIGI

Peringati Tahun Baru Islam Plus Tolak Bala

INFOTANAHLAUT.COM- Segenap umat muslim, Rabu (20/9) malam kemarin atau bertepatan dengan tahun baru islam 1439 Hijriah menyambutnya dengan berbagai kegiatan bernuansa islami. Namun bagi masyarak di 3 desa di Kecamatan Panyipatan, datangnya tahun baru islam punya cara sendiri, yakni konvoi mobil hias bagi Desa Kuringkit dan Desa Kandangan Baru, sementara bagi warga Desa Kandangan Lama menggunakan momentum tahun baru islam dengan kegiatan do’a tolak bala kampung.
Beragam mobil pick up yang di hiasi dengan bermacam penampilan, mulai dari miniatur Ka’bah, kitab suci al qur’an ukuran raksasa, hingga sampai kapal nelayan menyemarakkan malam tahun baru islam yang berkeliling di ruas jalan ke tiga desa tersebut. Iring-iringan mobil hias pun oleh warga setempat ikut juga berkonvoi menggunakan sepeda motor di bagian belakang mobil hias.
Seperti halnya peringatan tahun baru islam bagi masyarakat Desa Kandangan Lama yang di pusatkan di mesjid Nurul Kausar, usai melakukan konvoi mobil hias di lanjutkan dengan pelaksanaan do’a tolak bala.
4 orang yan berdiri menghadap empat mata angin barat, timur, selatan dan utara secara bersama-sama mengumandangkan azan di tugu (pintu gerbang) perbatasan dengan desa tetangga yakni Desa Tanjung Dewa. Tak ketinggalan warga pun beramai-ramai ikut menyaksikan dan mendengarkan kumandang azan yang secara bersama-sama di kumandangkan itu. Do’a tolak bala pun di pimpin tokoh agama setempat, dengan harapan keadaan di kampung secara khusus, dan Kabupaten Tanah Laut secara umum mendapat berkah dari Allah SWT, dan di jauhkan dari bencana.
Melengkapi kegiatan tolak bala kampung, di lanjutkan dengan pembacaan do’a yang di sertai dengan sajian menyantap kue ketupat ukuran kecik yang di bagikan kepada masyarakat plus pembagian hadiah dari lomba-lomba yang sebelumnya dilakukan guna menyambut tahun baru islam, mulai dari lomba azan, fashion show muslim, dan lain sebagainya.
Camat Panyipatan M.Said yang hadir pada kegiatan tolak bala kampung Desa Kandangan Lama, usai pelaksanaan tolak bala mengatakan, kegiatan menyambut tahun baru islam di wilayah Kecamatan Panyipatan memang masih dilakukan oleh masing-masing desa, dan hal ini menjadi agenda utama bahwa di tahun depan pelaksanaan tahun baru islam semua desa harus menjadi satu, alias tidak lagi tiap desa melaksanakan sendiri-sendiri.
“intinya sangat bagus dilaksanakan satu tahun sekali, dimana hal itu menjad satu pembelajaran dan pendidikan utamanya bagi generasi muda di desa, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas keagamannya,” kata Said.
Sementara itu tokoh muda di Desa Kandangan Lama M. Maksum yang juga anggota DPRD Tala asli warga Desa Kandangan Lama menuturkan, memperingati tahun bari islam merupakan kegiatan rutin tahunan.
“gagasan dari Camat sangat di sambut baik untuk menyatukan semua desa untuk melakasanakn kegiatan serupaa di tahun depan, dan hikmah yang bisa di ambil dari kegiatan ini adalah media intropeksi diri untuk kehidupan yang di jalani sehari-hari,” pungkas Maksum.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook