PUBLIK

Perlu Tambang Rakyat, Tapi Susah

INFOTANAHLAUT.COM-Insiden yang menewaskan 5 orang warga Desa Bajuin selaku pekerja di tambang emas ilegal di lokasi Deladak Desa Bajuin Kecamatan Bajuin beberapa waktu lalu, cukup menjadi perhatian publik di Kabupaten Tanah Laut, termasuk ketua DPRD Tala Ahmad Yani.

Ahmad Yani, Selasa (14/2) mengatakan, bahwa memang hal itu sangat memprihatinkan, dan inilah momentum yang pas untuk Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melakukan penertiban tambang-tambang ilegal.

“selain membawa dampak hilangnya nyawa, juga membawa dampak lainnya seperti pencemaran lingkungan, karena hasil buangan penambangan larinya ke sungai Tabanio yang notabenya sungai itu di gunakan sebagai bahan baku PDAM,” terang Yani.

Ia menambahkan, kegiatan pertambangan emas itu memang sudah turun temurun berjalan, untuk itu memang di perlukan adanya sebuah solusi dari Pemerintah Daerah, atau kalau perlu ada regulasi yang mengatur tentang pertambangan rakyat. Tapi memang hal itu cukup susah, karena dulu pernah di usulkan ada Peraturan Daerah (Perda) tentang pertambangan rakyat, akan tetapi syaratnya cukup rumit, salah satunya harus ada lokasi yang di plot untuk pertambangan rakyat, di samping itu lokasi tersebut juga harus ada potensi sumber daya alamnya, atau ada alternatif lain bagi rakyat setempat. Hal lainnya menyangkut perijinan, karena di Kabupaten Tanah Laut untuk Dinas Pertambangan sudah beralih ke Pempov yang berwenang menerbitkan perijinan.

Sementara itu dari kacamata Dinas Lingkungan Hidup menilai bahwa faktor sumber daya alam di daerah Bajuin memang merupakan jalur mineral berupa emas.

Di katakan kepala Dinas Lingkungan Hidup Riyadi beberapa waktu lalu menyebutkan, bahwa memang jalur emas atau uratnya keberadaan emas berada di Kecamatan Bajuin.

“yang di gali para penambang itu belum seberapanya, karena yang namanya urat atau jalur sudah pasti ada tumpukan atau induk kumpulan dari emas tersebut dalam bentuk bongkahan, namun melihat dari kasus Deladak itu, memang harus di hentikan karena dampak kerusakan lingkungan sudah jelas, dan pekerja tambang tidak di bekali dengan safety (keamanan), serta tidak mengetahui tehnik penambangan yang benar,” jelas Riyadi.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook