PUBLIK

Pers Sempat Dilarang Liput Hitung Ulang

INFOTANAHLAUT.COM- Awak media baik cetak maupun eletronik yang ngepos di Kabupaten Tanah Laut sempat dilarang melakukan pengambilan gambar proses perhitungan ulang Pilkades yang di laksanakan di gedung Tala futsal yang berada di dalam kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kijang Mas Permai, Kamis (23/11).

Dalam proses perhitungan ulang pilkades kepada 17 desa tersebut mendapat pengamanan ekstra dari Polres Tanah Laut, karena di tetapkan 3 ring pengamanan.

Wartawan senior Zulkifli Yunus dari MNC grup pun mengutarakan kekecewaannya karena tidak di perkenankan melakukan pengambilan gambar di dalam gedung futsal yang tengah dilakukan perhitungan suara.

“sebagai awak media juga kebingungan, ketika sampai di depan gedung futsal tiba-tiba dari petugas mengatakan bahwa atas permintaan panitia hanya boleh mengambil gambar di luar ring 1, katanya akan ada release, release yang bagaimana maksudnya, karena sepengetahuan bahwa di dalam gedung tidak ada orang dari Humas Setda yang membawa camera video, tapi yang ada cuma kamera untuk foto,” keluh Zulkifli Yunus.

Ia menambahkan, memang sempat sampai di depan ring 1, namun saat hendak mengeluarkan kamera dari dalam tas, maka oleh petugas di minta keluar atas perintah dari panitia dari kabupaten, dan hanya boleh ambil gambar di luar ring 1. Sebagai seorang jurnalis tidak pernah mengalami hal demikian, di KPU saja ketika penghitungan suara semua awak media di undang, sementara yang ini hanya hitung ulang pemilihan kepala desa saja yang bermasalah, ada apa gerangan sampai awak media di batasi melakukan pengambilan gambar.

Atas kondisi demikian, ketika di konfirmasi ke Kabag Ops Polres Tala Kompol Fauzan Arianto pun melemparkan kewenangan kepada panitia kabupaten, karena kepolisian hanya sebatas pengamanan.

Langkah konfirmasi kembali di lakukan kepada kepala M. Hanil kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, namun hal serupa juga sama, lagi-lagi melimpahkan hal itu ke panitia pelaksana.

Kekecewaan awak media pun semakin bertambah, karena terkesan saling lempar kewenangan.

Namun, setelah di tunggu-tunggu beberapa lama, akhirnya awak media di perbolehkan mengambil gambar proses perhitungan ulang di dalam gedung futsal, setelah Kabag Ops Polres Tala Kompol Fauzan Arianto memperkenankan awak media mengambil gambar dan di beri waktu selama 15 menit.

Awak media sedikit merasa lega dengan waktu yang di berikan mengambil gambar. Beberapa awak media pun dapat masuk gedung yakni Banjarmasin Post, Barito Post, MNC, TVRI Kalsel, Duta TV dan Metro TV.

sementara itu Sekda Tala Drs.Syahrian Nurdin dalam komentarnya mengatakan, yang jelas untuk keamanan sepenuhnya di serahkan ke Polres Tala, jadi terkait dengan pertimbangan keamanan situasi dan kondisi.

“Alhamdulillah pada akhirnya awak media bisa di perkenankan melakukan pengambilan gambar,” kata Sekda pula.

Proses perhitungan ulang pasca pilkades secara serentak kepada 17 desa dapat berjalan dengan lancar.

Polres Tala juga mendapat back upu dari 30 personil dari Brimob Polda Kalsel.

Dalam perhitungan ulang tersebut terdapat panitia pemilihan di masing-masing desa, para saksi dan calon sendiri menyaksikan langsung.

Setiap orang yang hendak masuk ring 1 juga mendapat pemeriksaan dari anggota Polres Tala yang menggunakan metal detector. Korek api gas di laranag di bawa masuk, termasuk HP harus di matikan.Tung

 

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook